BENGKALIS - Hingga saat ini, kasus Lakalantas mobil dinas yang dikendarain Kepala Bagian Hukum (Kabag) Pemkab Bengkalis Maryansyah Oemar (55) menabrak pengendara sepeda motor Mio dikendarain ASN Pemkab Bengkalis Juz Maliza (33) hingga tewas seketika masih terus dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian Polres Bengkalis. 

Kejadian naas itu di desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, kabupaten Bengkalis pada Jumat, 28 April 2017 sekitar 09.30 WIB mobil plat merah Suzuki Grand Vitara BM 50 D yang dikendarai Maryansyah Oemar datang dari arah Siak hendak menuju arah Sei- Pakning kecamatan Bukit Batu dengan kecepatan tinggi.

Saat itu pada bersamaan pengendara sepeda motor Mio BM 2400 EK dikendarai Juz Maliza (33) yang merupakan staf Tata Usaha di sekolah SMP itu muncul dan tidak bisa dihindari sehingga mobil yang dikendarain Kabag Hukum menabrak Juz Maliza dan terseret hingga 5 meter dari lokasi peristiwa berdarah tersebut. 

Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Rachmad C. Yusuf membenarkan bahwa kasus Lakalantas yang menewaskan Juz Maliza warga desa Tanjung Datuk, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis itu masih berlangsung proses pemeriksaannya dan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi tidak lain dari warga setempat melihat kejadian tersebut. Setelah ini, dalam waktu dekat pihak penyidik akan melakukan gelar perkara pada tempat kejadian perkara (TKP). Dan hingga saat ini, pihak penyidik belum menetapkan tersangka dalam peristiwa menewaskan Juz Maliza tersebut. 

"Proses penyelidikan tetap berlangsung. Penyidik saat ini sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi bahkan sudah dimintai keterangan
terhadap Maryansyah Oemar status masih saksi. Untuk menentukan kejadian Lakalantas atas kelalaian,  ini perlu kajian mendalam pihak penyidik.Apabila proses ini sudah dilalui nanti akan disampaikan perkembangannya. Mohon bersabar," ungkap Yusuf Selasa, 9 Mei 2017. 
 
Ia juga mengakui untuk proses penyelidikan lakalantas belum menyerahkan Surat Perintah Dalam Penyelidikan (SPDP) ke pihak Kejaksaan Negeri Bengkalis 

"Belumlah mas, gak semudah itu kita keluarkan SPDP ke Kejaksaan Negeri Bengkalis. Ini saja saya belum mendapatkan perkembangan dari penyidik,"akhirnya.**(put)