PEKANBARU -- Saat ini jumlah Aparatur Sipil Negara atau ASN Pemko Pekanbaru hanya sejumlah 8003 orang. Sebagian besar diantaranya adalah Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan dab Tenaga Strategis lainnya.

Plt Kepala BKD Pekanbaru,Masriya membenarkan jika saat ini Pemko Pekanbaru mengalami kekurangan.

"Sudah sejak tahun 2015 lalu, Pemko Pekanbaru tidak pernah mendapat jatah formasi penerimaan CPNS dari pusat,"ungkap Masriya kepada Gaung Riau.com.

Meski kebijakan pusat itu tidak hanya berlaku untuk Kota Pekanbaru namun cukup menjadi masalah bagi Pemko Pekanbaru. Sebab rata-rata setiap tahun ASN yang masuk usia pensiun mencapai 250 orang, sementara perekrutan pegawai baru tidak ada.

"Kebanyakan yang pensiun itu memang tenaga guru karena jumlah mereka juga lebih banyak dari pegawai lainnya,"tambah Masriya.

Meski dilapangan kekurangan personel namun diyakini Masriya sejauh ini hal itu belum berpengaruh banyak pada pelayanan. Sebab masing-masing Organisasi Perangkat Daerah berinisiatif merekrut Tenaga Harian Lepas. Dengan catatan keberadaan THL hanya ketika ada kegiatan dan kontrak kerjasama hanya berlaku satu tahun.

Lebih jauh dalam upaya penambahan personel baru untuk lingkungan Pemko Pekanbaru, BKD dikatakan Masriya sudah mengajukan usulan kepada Kemen PAN-RB melalui BAKN.

Sejauh ini Pemko Pekanbaru sudah memperoleh lampu hijau jika akan ada penerimaan formasi ASN oleh pusat. Namun kapan tepatnya dikatakan Masriya masih belum ada pemberitahuan. Pemerintah Daerah lanjutnya hanya diminta untuk melaporkan hasil analisa jabatan dan beban kerja kepada BAKN.

"Kita sudah lakukan analisa jabatan dan beban kerja walaupun sebetulnya itu kewenangan Bagian Organisasi Tata Laksana. BKD turun langsung ke OPD yang ada mengingat hasil Anjab harus segera diserahkan,"papar Masriya.

Masriya menambahkan Pemko Pekanbaru akan berupaya keras untuk bisa memperoleh jatah formasi penerimaan ASN baru.

Dari hasil Anjab sementara menurut data BKD Pekanbaru saat ini dibutuhkan sebanyak 3 ribu ASN dilingkungan Pemko Pekanbaru.

"Tentunya untuk kekurangan itu tidak langsung disetujui namun dikaji lagi oleh pusat sesuai kemampuan keuangan yang ada,"terang Masriya.

Untuk kebutuhan tenaga atau personel sendiri Masriya menyebutkan Pemko Pekanbaru memerlukan sekali untuk tambahan tenaga pendidik dan kesehatan.
Apalagi direncanakan tahun depan Pemko Pekanbaru segera akan mengoperasikan RSUD Pekanbaru yang tentunya membutuhkan banyak pegawai.

Estimasi sementara untuk mendukung beroperasinya RSUD Pekanbaru diperlukan sebanyak 250 tenaga medis dan lainnya.

Dilain sisi meski tidak ada penerimaan ASN sejak tiga tahun terakhir namun disebutkan Masriya Pemko Pekanbaru ada menerima tambahan untuk kebutuhan khusus.

"Ada tambahan 1 tenaga dokter dan 8 tenaga penyuluh Pertanian yang sebelumnya pegawai pusat kini diserahkan ke daerah,"tutup Masriya.**(Adv/Diskominfo/saf)