• Anggota DPRD Riau Dapil Siak-Pelalawan Sumiyanti

PEKANBARU--Gaungriau.com-- Masyarakat Kabupaten Siak dan Pelalawan meminta agar program Rumah Layak Huni (RLH) Pemprov Riau diperbanyak. Pasalnya, masih banyak masyarakat miskin dan kurang mampu di Riau yang belum mendapatkan RLH.

Kendati, Pemprov Riau sudah menganggarkan pembangunan 2.061 unit RLH dalam APBD Riau Tahun Anggaran 2018 yang tersebar di 12 kabupaten/ kota di Riau. Namun. masih banyak masyarakat miskin dan kurang mampu yang belum memiliki rumah tempat tinggal mendapatkan bantuan RLH di Riau.

Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan dalam Reses Sumiyanti Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Kabupaten Siak dan Pelalawan.

"Walaupun, RLH ini sudah banyak terealisasi. Masyarakat daerah pemilihan saya dapil Siak Pelalawan kebanyakan meminta agar program rumah layak Huni jumlahnya dapat ditingkatkan pemprov. Jadi, banyak masyarakat yang belum dapat berharap program ini jangan sampai berhenti," ungkap Sumiyanti kepada wartawan, Senin 03 September 2018.

Politisi Golkar ini menyebutkan, aspirasi lainnya yang banyak disampaikan masyarakat terkait program pembangunan infrastruktur jalan. Apalagi, kata Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Riau ini, persoalan terkait infrastruktur jalan juga banyak disampaikan dalam Reses dan masyarakat menyampaikan penyampaian jalan-jalan yang menjadi kewenangan kabupaten.

"Seperti jalan-jalan desa dan itu akan kita sampaikan kepada pemerintah daerah melalui perwakilan kita di daerah dan jalan-jalan provinsi baru menjadi kewenangan pemerintah provinsi," terang Sumiyanti.

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tahun anggaran 2018 ini, Pemprov Riau sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp119.685.000.000 melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Riau dalan APBD Riau 2018 untuk pembangunan 2.061 unit RLH yang tersebar pada 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Sementara itu, pada apbd tahun anggaran 2017 lalu, pemprov Riau sudah membangun 1.969 unit Rumah Layak Huni (RLH) dengan anggaran Rp98.450.000.000. ** (rud)