Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Hingga minggu ke 29 tahun 2019. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 284 warga yang menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Rabu 24 Juli 2019.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Muhammad Amin mengatakan, bahwa untuk penderita DBD yang tertinggi terdapat di Kecamatan Payung Sekaki berjumlah 55 kasus, disusul Kecamatan Tampan 49 kasus dan Sukajadi 36 kasus.

"Selanjutnya Marpoyan Damai 31 kasus, Tenayan Raya 25 kasus, Bukit Raya 22, Senapelan 15, Rumbai 13, Rumbai Pesisir 12, Sail 11, Limapuluh 10 kasus dan Kecamatan Pekanbaru Kota 5 kasus," ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Amin, untuk penderita DBD hingga pekan ke 29 meningkat sebanyak 10 kasus dari pekan ke-28 yang berjumlah 274 kasus.

"Peningkatan 10 kasus ini tercatat 1 kasus di Kecamatan Rumbai, Bukit Raya 1, Marpoyan Damai 1, Tenayan Raya 1, Tampan 3 dan Payung Sekaki 3 kasus," ungkapnya.

Guna menekan angka penderita DBD agar tidak terus meningkat, Amin mengajak seluruh warga Pekanbaru untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara menjaga kebersihan rumah dan lingkungan tempat tinggal.

"Caranya dengan menerapkan 3M plus di antaranya menguras, membuang dan mengubur benda-benda bekas yang dapat menampung air karena akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah," tambahnya.

Menurut Amin, jentik nyamuk aedes aegypti akan mudah berkembang biak di lingkungan yang kotor dan banyak genangan air. Itulah salah satu alasan warga diajak berperilaku hidup bersih dan sehat.

"Dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, maka lingkungan akan menjadi sehat, rumahnya sehat dan orangnya pun sehat," tutupnya.**(saf)