Gaungriau.com (SIAK) -- Ajang Balap Sepeda Tour de Siak (TdSi) Tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi. Kegiatan ini juga dihibur grup Band Andra and The Backbone yang dilaksanakan di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II, Rabu 18 September 2019.

"Kegiatan TdSi telah dirancang sedemikian rupa dengan tujuan untuk menyemangati dan mempromosikan sektor pariwisata yang dimiliki negeri Siak. Kabupaten Siak merupakan daerah destinasi wisata kalau ingin maju setidaknya memiliki tiga iven internasional. Provinsi Riau sudah ada tiga dan salah satunya TdSi," kata Syamsuar saat membuka secara resmi ajang internasional Tour de Siak.

Turut membuka pada malam itu Wakil Ketua Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia, Andhika Anindyaguna Hermanto. Dia merasa bangga dan berterimakasih kepada gubernur dan bupati karena sudah mendukung ajang balap sepeda internasional ini. "Ini bukti konsistensi gubernur dan bupati serta masyarakat ingin mengembangkan balap sepeda. TDSi ini monumental dan jadi kebanggaan warga Siak dan ikon Indonesia," katanya.

Sementara Bupati Siak Alfedri menyampaikan, bahwa iven ini sudah dua kali masuk kalender United Cycling International. Diharapkan kegiatannya berjalan lancar selama empat hari kedepan.

Usai pembukaan, Andra and the Backbone tampil memukau di hadapan ribuan warga Siak. Band yang dimotori Andra Ranadhan ini memulai dengan lagu berjudul Lagi dan Lagi. "Kita juga ke Siak pada TDSi ke-5, sepertinya Siak memang dekat dengan kita," katanya di sela lagu.

Band ini pun menyanyikan beberapa tembang populernya seperti Main Hati, Sempurna, dan beberapa hits lainnya. Bahkan juga menyanyikan Lagu Dewa 19 berjudul Kangen dan Separuh Nafasku. Lagu perdana band ini yakni Musnah menjadi penutup penampilannya kali ini.

Sementara itu Kadis Pariwisata Kabupaten Siak Dr H Fauzi Asni mengaku bersyukur atas diresmikannya pelaksanaan TdSi. "Alhamdulillah kegiatan Tour De Siak walaupum sekarang ini kita sedang diiterpa kabut asap, namun tetap bisa dilaksanakan. Sesuai dengan arahan dari PB ISSI maka tour de Siak tetap terlaksana. Kita berharap selama ajang tour de Siak berlansung sampai dengan selesai berjalan dengan aman dan lancar," harap Fauzi Asni.

Terakhir Kali

Pemerintah Kabupaten Siak akan melepaskan Tour de Siak (TdS) diambil oleh Pemerintah Provinsi Riau. Tour de Siak 2019 ini merupakan iven balap sepeda internasional terakhir digelar oleh Pemerintah Kabupaten Siak, sebab tahun depan pelaksanannya akan diambil alih oleh Pemprov Riau.

Hal ini disampaikan Bupati Siak Alfedri usai melepas para pebalap di etape I TdS 2019, Kamis 19 September 2019 di depan Istana Siak. "Rapat sudah beberapa kali digelar. Jadi mulai tahun depan penyelenggaraannya dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Riau. Namanya masih tetap Tour de Siak, mungkin start pertama di Siak, dan etape terakhir finish di Pekanbaru," terang Alfedri.

Sebagai Kepala Daerah di Siak, Alfedri mengaku tidak keberatan nama iven balap sepeda ini pindah tangan ke Pemprov Riau. Meski iven yang digagas oleh Syamsuar ini dinilai sudah banyak berhasil mempromosikan Siak sebagai destinasi wisata, Alfedri mengaku sudah sepakat dengan keinginan sang penggagas agar iven ini lebih besar dan berdampak untuk masyarakat Riau. "Ke depan, peserta bisa nginap di semua daerah yang menjadi lintasan, misal finish di Dumai, peserta nginap di Dumai," ujar Alfedri.

Sesuai rencana awal, TdS 2019 ini akan berlangsung dengan empat etape. Etape pertama rute Siak-Mempura-Dayun dan balik arah ke Siak. Etape Dua, Siak-Sungai Apit, etape tiga Siak-Buatan-Siak, dan etape terakhir Siak City Rice.**(jas)