• Walikota Pekanbaru, Firdaus

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menyalurkan bantuan sembako tahap II kepada 30 ribu Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pandemi Covid-19 di 12 Kecamatan di Pekanbaru, Sabtu 9 Mei 2020.

Pendistribusian bantuan sembako itu ditargetkan dapat rampung selama 4 hari penyaluran. Walikota Pekanbaru, Firdaus mengatakan, bantuan paket sembako ini merupakan bantuan pangan lanjutan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Masayarakat yang mendapat bantuan dari Pemko Pekanbaru ini sebut Firdaus, merupakan masyarakat yang tergolong dalam klaster 4 atau masyarakat miskin baru, dimana mereka tidak menerima bantuan dari pemerintah pusat seperti PKH, BPNT, dan BLT.

Kelompok warga miskin baru ini mendapat bantuan dari Pemko Pekanbaru dan Bantuan Tunai Langsung (BLT) dari Pemprov Riau. Jumlah warga miskin baru ini sekitar 45.625 KK. Penyaluran sembako tahap pertama sebanyak 15.625 KK sudah selesai.

"Bantuan ini untuk klaster 4, yaitu masyarakat yang terdampak ekonomi akibat covid-19. Karena sudah ada pengelompokan bantuan nya, klaster 1 masyarakat penerima PKH dan BPNT dari pusat, klaster 2 masyarakat penerima BPNT, klaster 3 masyarakat penerima BLT covid dari Pusat," kata Firdaus usai pelepasan pendistribusian bantuan tahap II, Sabtu 9 Mei 2020.

Selain itu masyarakat yang telah menerima bantuan dari Pemko Pekanbaru pada tahap I kemarin tidak lagi mendapat bantuan tahap II. Pendataan bantuan tahap II merupakan pendataan lanjutan pada tahap I kemarin dimana warga yang terdampak ekonomi nya dan diluar penerima bantuan rutin dari pemerintah pusat makan mendapat bantuan dari pemko Pekanbaru.

Menurutnya, terkait data penerima bantuan pangan dari Pemerintah Kota ini tidak ada dinamika, dan sudah sama persepsi sehingga pendistribusian 30.000paket sembako ini diharapkan dapat rampung daalam 4 hari penyaluran.

"Tidak seperti pendistribusian tahap I kemarin, dimana data masih terkendala pada validasi yang diajukan oleh RT/RW disetiap kelurahan," ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Umum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, Bantuan pangan yang diberikan, berupa beberapa item sembako diantaranya, beras sebanyak 5 Kilogram, Mie instan 1 karton, Ikan sarden 6 kaleng, dan minyak goreng kemasan 2 liter.

"Untuk penerima bantuan pangan tahap II ini mekanisme pendataan nya masih sama dengan tahap I. Dari seluruh data RT/RW yang masuk ke kita kemarin hampir 130.000 KK penerima bantuan kita rangking lagi. Kita pisahkan lagi, karena data yang diajukan RT/RW masuk didalamnya warga penerima PKH, BPNT, dan BLT, itu yang kita keluarkan karena mereka sudah dapat bantuan dari pusat," jelas Ingot.

Ingot menyebut, pendanaan bantuan pangan lanjutan ini murni bersumber dari dana APBD Pemko Pekanbaru. Dimana setiap paket yang disalurkan bernilai Rp250 ribu termasuk biaya penyaluran hingga ke tangan penerima bantuan. Sementara bantuan pada tahap satu kemarin berasnya bersumber dari pemerintah pusat melalui Bulog sebanyak 100 ton. Dan untuk lauk pauknya dari APBD Pemko Pekanbaru, dengan nilai Rp123 ribu per paket sembako.**(saf)