Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Dua warga dinyatakan reaktif usai menjalani rapid tes masal di Rumah Singgah Tuan Kadi, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Selasa 7 Juli 2020 kemarin.

Mereka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. Dua warga tersebut dirujuk untuk melakukan tes swab guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada dua orang yang reaktif. Kita langsung rujuk ke rumah sakit Madani, sesuai penanganan covid-19," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Maisel Fidayesi, Rabu 8 Juli 2020.

Menurutnya, mereka akan dilakukan isolasi di RSD Madani menjelang hasil tes swab keluar. Sampel swab mereka telah diambil hari itu juga guna memastikan positif atau tidaknya dua warga tersebut dari covid-19.

Mereka pun saat ini telah berstatus Pasien Dalam Pengawasan."Mereka jadi PDP," terang Maisel. Hasil swab baru diketahui setelah 3-4 hari dari sampel diambil terhadap pasien.

Ia tidak dapat memastikan gejala-gejala yang dialami dua warga tersebut. Mereka tidak mengalami gejala-gejala covid-19. Mereka terjaring reaktif saat rapid tes masal.

Mereka merupakan warga Kecamatan Senapelan yang mengikuti rapid tes masal yang diselenggarakan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Pekanbaru.

"Ada 117 warga yang mengikuti rapid tes masal kemarin. Untuk alat rapid ada 500 buah yang kita sediakan," jelasnya.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan ke pemukiman penduduk, dan rumah ibadah.

Hingga saat ini total kasus pasien positif covid-19 di Pekanbaru mencapai 88 kasus. 6 orang masih dalam perawatan, 76 orang dinyatakan sembuh, dan lainnya meninggal dunia.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan total 819. 24 orang masih dirawat, 726 orang sehat, dan 69 orang meninggal dunia. Untuk Orang Dalam Pemantauan, total 6591 orang. 309 orang masih dipantau, dan 6282 orang selesai dipantau.**(saf)