Pekanbaru (gaungriau.com) - Dalam rangka menyusun kerangka kerja dan program Pokdarwis kedepan, Pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Titian Meranti Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai melakukan pertemuan dengan Konsultan pengembangan pariwisata, Padil Nandila, S.Pi, bertempat di rumah Ketua Pokdarwis Titian Meranti, minggu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Padil Nandila yang juga Konsultan Jejaring Masyarakat Gambut Riau (JMJR) ini mengatakan, dalam pengambangan pariwisata, Pokdarwis perlu memiliki tim kreatif yang bisanya melakukan update data dan membuat konten-konten yang menarik di internet atau media-media sosial sebagai sarana promosi bagi Pokdarwis.

"Ini merupakan bagian yang sangat penting untuk mengembangankan pokdarwis. Dan ini biasanya anak-anak muda yang melakukannya," kata dia.

Selain itu, lanjut dia lagi, yang tak kalah pentingnya dalam membangun dan mengembangkan pariwisata adalah, membangun kesadaran masyarakat akan sadar wisata, menjaga pasilitas yang ada, membangun kenyamanan dalam kawasan Pokdarwis serta membangun sinergisitas dengan komponen yang ada di kawasan Pokdarwis tersebut.

"Yang perlu disadari bahwa Pokdarwis ini sudah ada sejak 4 tahun yang lalu, tapi belum berkembang sebagaimana juga Pokdarwis - Pokdarwis lainnya yang mandeg perkembangannya, bahkan ada yang mati. Ingat, setiap desa yang membentuk Pokdarwis, selalu ada sumber daya konflik, dan jangan bubar karena itu," harapnya.

Disamping itu, katanya, Pokdarwis ini perlu memiliki hak kelolah kawasan, sehingga dapat membuat perencanaan dan program yang baik serta melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lainnya.

"Dengan adanya hak kelolah kawasan ini, Pokdarwis bisa mengelolah sumber-sumber daya kawasan atau potensi-potensi kawasan serta melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak lainnya," katanya.

Sementara Ketua Pokdarwis Titian Meranti Khaidir Idris mengatakan, dalam rangka pengembangkan Pokdarwis Titian Meranti, pihaknya telah membuat profil Pokdarwis dan membuat video objek-objek wisata yang akan dijual dan dikembangankan, membentuk kelompok kegiatan (Poktan) dan menginventaritasi UMKM yang ada dan yang bisa menjadi produk unggulan Pokdarwis kedepan.

"Kita menyadari bahwa pariwisata ini perlu ditingkatkan karena ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyatakat kita. Untuk itu, setelah SK selesai, kita akan adakan audiensi dengan Walikota Pekanbaru, dan akan menyusun program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang," jelasnya. (ar)