Gaungriau.com – Wujud kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau Tahun 2026 di Desa Sungai Tengah dengan menginisiasi aksi penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan M. Rahmad Kumullah, remaja berusia 17 tahun yang telah berjuang melawan penyakit sejak usianya baru 34 hari.

Selama bertahun-tahun, Rahmad harus menjalani pengobatan dan kontrol rutin setiap bulan. Ia diketahui menderita infeksi paru-paru, gangguan saraf, kekurangan gizi, serta luka pada bagian punggung yang membutuhkan penanganan medis secara berkelanjutan.

Kondisi tersebut disampaikan oleh ibunda Rahmad, Yusnidar. Menurutnya, perjuangan panjang yang dijalani putranya tidak hanya menguras tenaga dan mental keluarga, tetapi juga membutuhkan biaya pengobatan yang terus berlanjut.

Melihat kondisi itu, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berinisiatif menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban biaya pengobatan Rahmad sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada sesama yang sedang membutuhkan.

Melalui publikasi bertajuk #JadilahAlasanTersenyum, mahasiswa Kukerta berharap aksi ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan meningkatkan rasa empati di tengah masyarakat. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun nilainya, diyakini akan sangat berarti bagi keberlangsungan pengobatan Rahmad.

Selain bantuan materi, dukungan moral dan doa dari masyarakat juga diharapkan menjadi penyemangat bagi Rahmad dan keluarganya untuk terus menjalani proses pengobatan dengan penuh harapan.

Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dan perawatan Rahmad. Karena itu, mahasiswa Kukerta Universitas Riau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.

Melalui semangat kebersamaan, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi Rahmad dan keluarganya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Kukerta Universitas Riau tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Semoga setiap uluran tangan yang diberikan menjadi penyemangat bagi Rahmad untuk terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi dirinya dan keluarga.***