Gaungriau.com -- mengusung tema “From Knowledge to Impact: Membangun Generasi Unggul, Berdampak untuk Peradaban.” Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) akan menggelar prosesi wisuda XXXI Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga (D-3).

Pada momen wisuda kali ini, UMRI kembali mencatat sejarah dengan mewisuda 1.351 lulusan. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang pelaksanaan wisuda UMRI.

Rektor UMRI Dr Saidul Amin MA menyebut tema ini menegaskan bahwa pengetahuan tidak boleh berhenti pada proses belajar atau pencapaian gelar akademik. Ilmu harus diwujudkan melalui tindakan nyata, inovasi, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Para lulusan juga diharapkan menjadi duta Persyarikatan Muhammadiyah di tengah kehidupan masyarakat, sekaligus tampil sebagai tenaga profesional yang kompeten, berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial,"ujar Saidul Amin kepada wartawan, Kamis 22 Oktober 2026.

Saidul Amin yang saat itu ikut didampingi Ketua Badan Pembina Harian UMRI Prof Dr HM NAzir MA, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Riau, Prof Dr Jufrizal Syahri MSi, Ketua Panitia Wisuda XXXI/Kepala Biro Administrasi Akademik UMRI, Leni Wahyuni Kamal, SPib MM dan Kepala Kantor Humas, Keprotokolan, dan Hukum UMRI, M Anwar Siregar SH mengatakan bahwa Melalui bekal akademik dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan, lulusan UMRI diharapkan mampu berkontribusi bagi umat, bangsa, dan semesta.

Prosesi Sidang Senat Terbuka dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (24–25 Oktober 2026), di Gedung SKA Co Ex, Pekanbaru.

Rektor Saidul Amin menjelaskan, pemilihan Gedung SKA Co Ex mempertimbangkan kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru agar pelaksanaan wisuda berlangsung tertib dan nyaman, dengan tetap memperhatikan kesehatan serta keselamatan seluruh peserta.

"Semula kita telah memilih kampus menjadi tempat pelaksanaan wisuda, namun dikarena kondisi cuaca atau kabut asap yang masih menyelimuti kota kita ini, maka kegiatan terpaksa dipindah ke SKA Co Ex,"tegas Saidul.

Dia mejelaskan, sebanyak 1.351 wisudawan dan wisudawati tersebut berasal dari sembilan fakultas dan Sekolah Pascasarjana, dengan komposisi satu program magister, 21 program sarjana, dan tiga program diploma tiga.

Dari total lulusan, sebanyak 558 orang merupakan laki-laki dan 793 orang perempuan. Berdasarkan agama, terdapat 1.271 lulusan beragama Islam, 65 Protestan, 14 Katolik, dan satu Buddha.

Keberagaman tersebut mencerminkan kehidupan akademik UMRI yang inklusif, harmonis, serta menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan.

Mengingat jumlah peserta yang besar, prosesi wisuda dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pada Sabtu (24/10/2026) diikuti 711 wisudawan dari Sekolah Pascasarjana dan lima fakultas. Sementara sesi kedua pada Ahad (25/10/2026) diikuti 640 wisudawan dari tiga fakultas. (mad)