Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Senin 14 September 2015.
Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar, yang diwakili oleh Koordinator Pokja 1, Awal Haeni Wati, mengatakan, beberapa tahun belakangan ini, penyalahgunaan narkoba telah menyebar luas di masyarakat, bagaikan penyebaran penyakit yang telah melanda dunia, tidak hanya menjadi masalah di Indonesia dan Khususnya di Kabupaten Kampar.
Ditambahkannya, dari berbagai sumber informasi, pihaknya selalu disuguhi data yang menggambarkan bahwa penyebaran dan penyalahgunaan narkoba pada masyarakat kian meningkat, baik kuantitas maupun kualitasnya, jika sebelumnya yang terkesan menjadi sasaran adalah orang dewasa, namun sekarang sudah merambah terhadap kelompok usia sekolah, SLTA, SLTP bahkan SD.
"Korban pengguna narkoba sudah banyak yang harus menjalani perawatan dan rehabilitasi, sampai-sampai pemerintah kekurangan sarana atau panti rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba karena kebanjiran menampung pasien narkoba" jelas Awal.
Sementara, Ketua Granat Kabupaten Kampar, Rahmad Jevary Juniardo yang bertibdak sebagai narasumber mengatakan bahwa saat ini, Kabupaten Kampar sudah bisa dikatakan darurat narkoba karena hampir 50 persen pemuda, pernah menggunakan dan tau bagaimana jenis narkoba tersebut.
"Untuk itu, kami sangat berharap peran aktif orang tua untuk menjaga sebaik mungkin anak-anaknya, bila ada yang narkoba segera laporkan ke Badan Narkotika Kampar, agar langsung direhabilitasi kerana mereka adalah penerus yang menjadi harapan orang tua, harapan bangsa, untuk itu kepada pemuda, jagalah dirimu dan jangan tergoda oleh narkoba," himbaunya.**(her)
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…





