• Alfedri

SIAK -- Wakil Bupati Siak Drs H AlFedri MSi mengatakan, kalau selama memimpin Kabupaten Siak, dirinya bersama sang Bupati Syamsuar tidak pernah memberda-bedakan suku, termasuk suku Jawa.

Jika sudah berada dan menetap di Kabupaten Siak, mereka adalah warga Siak, yang emmiliki hak yang sama dengan warga lainnya, meka bukan pendatang. Mereka adalah keluarga besar masyarakat Siak.

"Jadi jika ada pihak-pihak yang mengatakan hal seperti itu, semuanya itu merupakan kalimat yang hanya mau mengobok-obokan kita semua, karena selama ini kita semua tidak pernah mendengar ada terjadi tawuran antar suku, jalinan atau hubungan kekeluargaan berjalan sangat erat yang berlangsung hingga saat ini harus terus kita lestarikan," kata Alfedri, Kamis 1 Oktober 2015.

Disamping itu, juga dalam hal penyajian pelayanan  publik juga semuanya sama diberlakukan, dan kalau ada pihak tertentu yang menuding seperti itu, semuanya merupakan kalimat yang sifatnya hanya mau mengobok ketenangan masyarakat saja.

Dan begitu juga ada nya selentingan bahwa selama memimpin Siak tidak ada yang kami perbuat terhadap pembangunan,seperti nya kalimat yang sangat keliru,Sebab dia bersama pak Syamsuar dalam memacu roda pembangunan untuk daerah ini modal ilmu pemerintah yang kami kantongi.

"Kalau tentang keberhasilan roda pembangunan kalau kita bandingkan dengan usia daerah ini yang baru menginjak usia 16 Tahun rasa nya sudah cukup biasa dan ini sudah diakui oleh orang luar sana," sebutnya.

Malah walaupun Siak masih berusia muda, akan tetapi sudah hampir mendekati angka 100 daerah melakukan kunjungan kerja untuk belajar ke daerah ini,"itu dikarenakan mereka melihat  cukup maju dan berkembang pesat,itu salah bukti keberhasilan pemerintahan nya,"ungkap Alfedri.**(jas)