PELALAWAN - Jelang pilkada Pelalawan yang akan digelar tanggal 9 Desember mendatang, tim koalisi Amanah Rakyat Pelalawan Bersatu (KARPB) optimis pihaknya akan memenangkan pilkada ini dengan target kemenangan 70 persen. Target kemenangan ini didasari dari hsil perhitungan lembaga survey Cyrus Surveyor yang telah melakukan penghitungan di tiap kecamatan yang ada di daerah ini.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Koalisi KARPB, Tengku Zulmizzan, pada media ini dalam gelaran konferensi persnya, Rabu 2 Desember 2015. Dikatakan, pihaknya menginginkan kemenangan mutlak dengan target 70 persen karena jika kemenangan hanya selisih 2 atau 1,5 persen maka kemenangan itu bisa digugat ke Mahkamah Konstitusi.

"Kami yakin akan menang mutlak. Ini berdasarkan hasil dari Cyrus Surveyor yang telah melakukan penghitungan ke tiap kecamatan. Kita juga kan melakukan pengawalan ketat hasil suara pada tanggal 9 Desember nanti dengan dukungan para saksi yang berjumlah 1300, dan kini telah dilatih di tiap kecamatan. Kemudian ita juga akan menggelar real count sehingga dalam satu-dua jam, suara yang berasal dari 654 Tempat pemungutan Suara (TPS) sudah bisa dihitung," terangnya.

Zulmizzan menjelaskan bahwa untuk kampanye rapat umum tanggal 5 Desember mendatang, pihaknya juga telah memiliki kepastian untuk menghadirkan artis dangdut ibukota yakni Cita Citata. Di samping itu, pada puncak kampanye itu akan dihadirkan juga jurkam-jurkam nasional tiap partai yang mertupakan koalisi dari pasangan Harris-Zardewan.

"Seperti PAN yang akan menghadirkan Zulkifli Hasan dan artis yang juga politisi seperti Anang Hermansyah, Eko Patrio dan Desy Ratnasari. Kampanye akbar tanggal 5 Desember itu akan digelar di lapangan bola kaki Pangkalankerinci yang dimulai pukul 10.00 WIB, diawali dengan aksi kesenian adat paguyuban yang ada di Indonesia. Sedangkan untuk acara inti yakni kampanye akbar dengan para jurkam serta penampilan artis Cita Citata dan Mahesa KDI untuk menghibur masyarakat akan dimulai pada pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Zulmizzan juga mengharapkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan bisa mensiasati faktor alam terkait pemilihan di tanggal 9 Desember mendatang. Pasalnya, saat ini memasuki musim penghujan dan di beberapa wilayah di daerah ini sudah mengalami banjir.

Jangan sampai faktor alam ini membuat para pemilih enggan menggunakan hak suaranya sehingga pemilih potensial yang akan memilih pasangan nomor 1 jadi tak bisa memilih.

"Karena itu, KPU harus mensiasati hal ini. Jangan sampai pemilih potensial yang akan memilih pasangan nomor 1 jadi terkendala untuk melakukan hak pilih karena banjir atau faktor alam lainnya," tegasnya menutup.**(yah)