BAGANSIAPIAPI -- Dalam waktu empat tahun mendatang, perpustakaan-perpustakaan konfensional yang ada saat ini, akan digantikan dengan perpustakaan on line, berbasis internet, yang dapat di akses melalui hand phone.

"Di Rohil dan juga Riau, perpustakaan internet ini sedang dalam tahap persiapan," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional RI, Drs Denni Kurniadi MHum, usai Sosialisasi UU No.43/2007 di Gedung Nasional, Kota Bagansiapiapi.

Ia mengatakan perpustakaan on line ini disebut e-library. e-library ini, jelasnya, akan terkoneksi dengan situs on line Badan Perpustakaan dan Kearsipan (BPK) Pemkab Rohil.

"Mempersiapkan e-library ini, kita akan berikan bantuan berupa software and hardware komputer kepada daerah, pendanaan, juga teknisi dan pelatihan," ujar Denni.

Dengan sistim perpustakaan on line ini, jelasnya, anak-anak pelajar, mahasiswa dan umum yang mengingingginkan buku, majalah, ragam buku cerita dan lain-lain bacaan, tidak perlu lagi repot-repot membeli buku ke toko buku, atau meminjam buku di perpustakaan konfensional.

"Dengan sistim on line internet, maka siapa pun bisa mengakses buku dari e-library, asalkan ada konektifitas jaringan internet. Adik-adik kita, para pelajar di desa-desa terpencil akan bisa memperoleh bacaan dari e-library asalkan terkoneksi dengan jaringan internet," tuturnya.

Program e-library atau perpustakaan on line ini, jelasnya, telah banyak diterapkan berbagai negara maju, seperti Jepang, dan negara-negara maju lainnya di Eropa dan Amerika. "Insya Allah pada 2019, perpustakaan e-library ini sudah dapat dirasakan manfaatnya di seluruh Indonesia," imbuh Denni.

e-library ini, terang Denni, juga akan terkoneksi secara digital di 34 perpustakaan provinsi, serta di 496 perpustakaan kabupaten dan kota yang ada di seluruh Indonesia. Hanya saja, tuturnya, masih ada kendala dalam jaringan internet.

"Kalu di Indonesia bagian barat sekitar 75 persen wilayahnya sudah dapat dijangkau jaringan internet (seluler). Sementara di Indonesia bagian timur  masih banyak daerahnya yang belum terkoneksi. Meski demikian kita berharap tiap daerah, termasuk Rohil dapat bersiap-siap menuju e-library ini," pungkasnya.** (Us)