• Foto bersama Warek II UMRI, Dekan Fekon, Ketua Prodi, para dosen, panitia dan peserta olimpiade. Foto: (Humas UMRI/Razali)

PEKANBARU -- Dalam rangka menumbuhkan rasa dan mengubah image Akuntansi sebagai mata kuliah atau ilmu yang 'membosankan' karena hanya berkutat dengan hitungan, Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), gelar Accounting Olympics 2016.

Kegiatan yang untuk ke Tiga kalinya dilaksanakan tersebut dipusatkan dikampus I UMRI Jalan KH Ahmad Dahlan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UMRI Dr Mubarak diwakili oleh Wakil Rektor (Warek) II Bakaruddin, Sabtu 9 Januari 2016.

Dalam kesempatan itu, atasnama pihak Universitas, Bakaruddin memberi apresiasi terhadap Mahasiswa jurusan Akuntansi atas penyelenggaraan kegiatan ini. "Kami melihat ini sebagai suatu kegiatan positif yang patut terus dikembangkan," kata Dia saat memberi sambutan.

Bakaruddin juga menyebut, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa agar bisa mencintai Akuntansi, karena jika diikuti dan disenangi, Akuntansi bukan lah mata kuliah yang membosankan.

"Melalui kegiatan ini sekaligus diharapkan bisa mengubah image membosankan mata kuliah Akuntansi yang selama ini tertanam sebagai mata kuliah yang hanya berkaitan dengan hitung menghitung. Kegiatan ini hendaknya bisa juga dilaksanakan Jurusan lainnya, karena ini juga bagian dari upaya lebih memperkenalkan  UMRI ditengah maayarakat," pungkasnya.

Sementara, Dekan Fakuktas Ekonomi UMRI Zul Azmi mengatakan, dalam olimpiade ini pihaknya akan memberi suatu inovasi bagi peserta, untuk menjadikan Akuntansi sebagai mata kuliah atau pelajaran yang menyenangkan.

"Kita ingin agar anak-anak SMA yang menjadi peserta dalam kegiatan ini bisa mencintai dan menyenangi Akuntansi, bukan sebagai sesuatu yang membosankan," ujarnya.

Karena itu menurutnya dalam kegiatan ini akan dilombakan beberapa bidang lomba seperti Ujian tulis, diskusi, tantangan presentasi bagaimana praktek dilapangan.

Azmi menambahkan, untuk juri dalam kegiatan yang diikuti peserta dari Siswa-Siswi SMA di Provinsi Riau ini, akan melibatkan kalangan akademisi, dan juga dari kantor Akuntan publik.

"Kita juga nenginginkan pada diri mereka rertanam kalau lukusan Akutansi ini bisa membuka akuntan. Dan sekali lagi kita Ingin membuat anak-anak SMA menjadukan akutansi itu menyenangkan," ungkapnya mengakhiri.**(mad)