BAGANSIAPIAPI -- Anggaran Dana Desa (ADD) yang diberikan pemerintah kepada Desa, seharusnya bisa memberi dampak positif, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan tokoh masyarakat Kepenghuluan Sei Meranti Tanjung Medan, Rokan Hilir (Rohil) H Mustoyo. "ADD ini harus kita manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat, karena tidak semua masyarakat Sei Meranti memiliki kebun yang luas, ada yang juga yang hanya bekerja sebagai buruh,"katanya selasa 15 Maret 2016.

Lanjutnya, melalui dana tersebut masyarakat bisa digerakna untuk memulai usaha seperti menjahit, berkebun, ataupun ternak telur puyuh, dengan ada dana bantuan ini di harapkan perekonomian masyarakat bisa meningkat, meski dari total dana ini hanya 10% yang boleh diperuntukan untuk membantu perekonomian masyarakat. 

"Mayoritas yang paling tinggi di sana adalah ternak ayam,ternak sapi, dan rata tara di Tanjung Medan itu memiliki kebun sawit,memang rencana Soeharto itu sudah tepat,tapi setelah Soeharto lengser kita tidak memiliki sapi sebangai daging apabila dana add ini bisa dipergunakan maka perekonomian masyarakat bisa meningkat" kata mantan anggota DPRD Rohil ini.

Mustoyo menambahkan bahwa dirinya ikut mencalonkan diri sebagai calon kepala kepenghuluan di Sei Meranti,ia katakan bila dirinya terpilih dan dipilih memimpin Sei Meranti 6 tahun mendatang program ini kelak akan menjadi visi misi yang akan diterapkan ditengah masyarakatnya,"ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa ada sekitar 2 hektar tanah kosong di pinggir sungai dan tidak di manfaatkan karena masyarakat tidak mempunyai dana untuk memanfaatkannya, jika pemerintah mengabulkan eskafator dan membuatkan kolam-kolam
serta memberikan bibit ikan, ini dapat menanggulangi masyarakat yang 30 persen miskin.

"Masyarakat di daerah meranti ada 709 KK dan dari jumlah itu terdapat 30 persen masyarakat yang miskin atau kurang mampu. Sukses tidaknya dana ADD tersebut tergantung pada penerimanya," pungkasnya.**(rif)