• Davitson

PELALAWAN -- Hasil data dari Badan Koordinator Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI) bahwa hingga akhir tahun 2015 memasuki tahun 2016 lalu jumlah Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp.72 Triliun.

"Ya bisa dikatakan saat ini Investasi penanaman modal di Kabupaten Pelalawan sebesar 72 Triliun.Dimana jumlah ini masuk dalam 3 besar Investasi di Riau.Jadi Kabupaten Pelalawan nomor 3 Investasi terbesar di Riau setelah Kota Pekanbaru dan Kota Dumai," papar Davitson Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) kepada gaungriau.com, Ahad 20 Maret 2016.

Menurut Davitson, untuk tahun 2016 ini target penambahan Investasi dari PMDN dan PMA sebesar Rp.6 Triliun.Sementara penambahan Investasi tahun 2015 dari PMDN Sejumlah Rp.2 Triliun dan PMA sebesar Rp.3,6 triliun.

"Setiap Perusahaan setiap 6 bulan sekali harus memberikan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) kepada pihak BPMP2T tentunya Guna mengetahui perkembangan Investasi disetiap Perusahaan," ucapnya.

Dilanjutkan Davitson, investasi di Kabupaten Pelalawan sangat punya potensi dalam pertumbuhan investasi." Data Kita memang saat ini Investasi terbesar di Pellaawan saat ini yakni Perusahaan PT.RAPP Selanjutnya Perusahaan - Perusahaan yang bergerak di industri perkebunan," tukasnya.**(ham)