DUMAI -- Dalam rangka mengkampanyekan keberadaan Anak Berkebutuhan Khusus dan Hari Autisme se-Dunia, Dinas Pendidikan Kota Dumai melalui Yayasan Amazing Kids menggelar Seminar Sehari dan Talk Show bertemakan Peranan Shadow Teacher, Guru dan Orang Tua untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Umum. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Sya'ari secara resmi membuka Seminar dan Talk Show yang di selenggarakan di Aula Dinas Pendidikan, Jalan. Tanjung Jati, Sabtu 26 Maret 2016.

Dalam kesempatan itu, Sya'ari menjelaskan kalau Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukkan pada ketidakmampuan mental, emosi dan fisik. 

Ada 9 jenis Anak Berkebutuhan Khusus, seperti Tuna Grahita, Tuna Rungu, Tuna Netra, Tuna Laras, Tuna Daksa, Tuna Ganda, Autisme, Anak Berbakat dan Kesulitan Belajar. Di Kota Dumai hampir 3-5 % ada Anak Berkebutuhan Khusus, sebagiannya sekolah di Sekolah Luar Biasa ( SLB ) dan ada juga yang bersekolah di Sekolah Umum.

Sya'ari sangat bangga dan berterima kasih kepada Yayasan Amazing Kids telah menyelenggarakan Seminar dan Talk Show Anak Berkebutuhan Khusus, sehingga masyarakat lebih tahu tentang seluk beluk Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Dumai, sehingga tidak ada anak anak yang tertinggal.

"Untuk program Anak Berkebutuhan Khusus semakin tahun semakin di kembangkan pengelolaan nya, dari segi Pemerintah sudah mengembangkan Anak Berkebutuhan Khusus untuk bersekolah di sekolah umum, mereka juga harus sukses,ini merupakan langkah awal untuk membina mereka, agar berkembang di tingkat selanjutnya " ujar Kadisdik Dumai.

Sementara, Direktur Utama Yayasan Amazing Kids, dr. Andri Sati Siregar memberikan apresiasi kepada para pendamping dan pendukung untuk mensukseskan seminar satu hari ini , serta harus antusias  dalam memperingati hari autis sedunia yang jatuh pada 2 April mendatang.

"Saya sangat bersyukur adanya sinergitas antara pihak yayasan dan pihak pendukung lain nya untuk menyelenggarakan seminar ini," kata Andri.

Andri juga menambahkan semakin hari semakin banyak Anak Berkebutuhan Khusus yang terdiaknosa, Anak Berkebutuhan Khusus bukan hanya cacat anggota tubuh tapi mental juga, "Seminar ini sebagai wadah informasi untuk kelangsungan pendidikan dari Anak Berkebutuhan Khusus," jelasnya.

Dia menambahkan, berdasarkan UUD 45 pasal 31 ayat 1 tentang Setiap Warga Negara berhak mendapatkan Pendidikan, jadi Anak Berkebutuhan Khusus juga berhak mendapatkan pendidikan seperti layak nya Anak anak normal yang bersekolah di Sekolah Umum.

"Mereka layak mendapatkan pendidikan yang setara seperti anak normal lainnya , jangan ada yang membedakan mereka, mereka butuh dukungan untuk mengeksplorasikan gagasan gagasan mereka," tambah Andri.

Pembicara atau Narasumber yang di percayakan pada Seminar Satu Hari itu adalah Tunjung praharanin td. S.psi (kepala klinik tumbuh kembang al mufti tangerang), dr. H. Andri sati siregar (dirut yayasan amazing kids) ,Tri mizha susanti Se Ak ( trainer terapi prilaku/aba amazing kids).**(ayu)