PASIR PENGARAYAN -- Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diminta agar segera melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub. Pasalnya, dalam tiga tahun ini OKP tersebut dinilai tidak melakukan kegiatan apapun.   
Demikian disampaikan Sekretaris GP Ansor kabupaten Rohul, Dedi Pontri kepada wartawan, Kamis 7 April 2016 di kediamannya. Disampaikannya, sesuai aturan KNPI Kabupaten Rohul Peride 2013-2015 sudah berakhir masa Kepengurusannya, sesuai dengan hal tersebut setelah dilihat dari kegiatan yang dilakukan tidak terlaksana dengan baik, bahkan dana bantuan dari pemerintah sudah tiga tahun kembali ke kas daerah.

Untuk itu, ia meminta kepada KNPI Provinsi Riau yang dipimpin Ari Nugroho, Sekretaris Restu Rambah, Koorda untuk Rohul, Data Wardana supaya segera melakukan Musdalub. “Apakah dengan membentuk panitia Khusus dari Provinsi atau membentuk karateker di Rohul,” sarannya.

"Kita sangat menyayangkan  Organisasi KNPI Cukup besar di Provinsi Riau, namun di Rohul  tidak berjalan alias fakum," kesal Dedi.

Dedi juga menyampaikan bahwa OKP dibawah NU yang akan ikut Musda seperti GP Ansor NU, fatayat NU, Isnu NU, Ipnu NU dan Pagar Nusa NU kelima OKP ini sudah sepakat. ’’Kita minta kepada KNPI Provinsi Riau agar segera melaksanakan Musda Lub,untuk memilih Pengurus KNPI Rohul Periode 2016-2018,’’ pintanya.

Pembentukan Pengurus baru bertujuan bagaimana Pemuda-Pemudi Rohul dapat bersatu- padu dalam mendukung Program Pemerintah Rohul kedepan dan mengawal kebijakan agar pada pelaksanaan pembangunan tidak terjadi perpecahan antara pemuda. “Tidak terpecah belah karena dibawah naungan OKP KNPI ada 35 OKP dan 16 pengurus Kecamatan(PK), dan inilah akan berembuk untuk membentuk kepengurusan KNPI,” terangnya.

Dedi Pontri juga menyampaikan, bahwa 12 Kabupaten/kota se Provinsi Riau sudah melaksanakan Musda dan yang tinggal hanya Kabupaten Rohul. ’’Kita berharap agar Pimpinan KNPI kedepan mampu meningkatkan kinerja, jika perlu Data Wardana Pulang kampung untuk memimpin KNPI Rohul mendatang.**(lim)