17 April, Pemko Lakukan Uji Kontruksi Plaza Sukaramai
Rabu, 13 April 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Meskipun musibah kebakaran plaza Sukaramai sudah terjadi akhir Desember 2015 yang lalu, namun sampai saat ini belum ada dilakukan renovasi bangunan. Bahkan para pedagang yang menjadi korban kebarakan terpaksa menjajakan dagangan pada kios sempit yang disediakan pihak pengelolah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pasar (Dispas) Kota Pekanbaru, Mahyudin ketika dikonfirmasi, Rabu 13 April 2016 di Pekanbaru mengatakan, bahwa Pemko bersama pihak pengelola dan pedagang, akan melakukan uji kontruksi bangunan terlebih dahulu.
“Hasil pertemuan antara kita bersama pengelola dan pedagang, diambillah kesepakatan bahwa untuk melakukan pembangunan maka akan dilakukan uji kontruksi terlebih dahulu,” kata Mahyudin.
Uji kontruksi ini lanjut Mahyudin, akan dilakukan oleh konsultan yang ditunjuk oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Sedangkan untuk pengujiannya sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 17 April mendatang.
"Untuk pengujiannya baru dilakukan pada 17 April mendatang. Yang menguji bangunan tersebut adalah konsultan yang di tunjuk Pemko Pekanbaru,” jelasnya.
Menurut Mahyudin, lamanya pengujian yang dilakukan tim konsultan tersebut, membutuhkan waktu selama 8 minggu. Setelah dilakukan pengujian, konsultan akan menyampaikan rekomendasi dan kemudian dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan PT MPP, selakukan pihak pengelola plaza Sukaramai.
"Dari hasil rekomendasi tersebutlah, nantikan akan diketahui bagaimana perencanaan pembangunan kedepannya. Apakah dibangun baru atau cukup dengan renovasi ringan maupun berat,” jelasnya.
Dia menambahkan, jika hasil tim konsultan mengatakan bahwa bangunan tersebut sudah gagal kontruksi, tentu harus dilakukan pembangunan ulang.
“Yang jelas, kita tidak bisa berandai-andai sebelum hasil uji kontruksinya keluar. Disamping itu Dinas Pasar akan terus melakukan pengawalan terhadap PT MPP tersebut,” tegasnya.
Ketika ditanya terkait masa kontrak kerja sama dengan PT MPP yang akan berakhir?, Mahyudin tidak bisa menjelaskan kapan kerja sama tersebut habis. Tetapi, dirinya memastikan hal ini menyangkut hukum dan sudah sesuai dengan aturan dan ada dalam perjanjian
"Saya tidak hafal kapan kontrak itu habis, karena ini juga menyangkut hukum. Nanti kalau salah jawab jadi polemik pula. Yang pasti tidak ada masalah mengenai hal itu. Kita akan tetap mengawal terus PT MPP itu sendiri," imbuhnya.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 07 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Pejangki Datangi Kantor Bupati Inhu
RENGAT -- Puluhan masyarakat desa Pejangki kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) senin 7 Maret 2016 mendatangi kantor Bupati Inhu jalan Lintas Timur Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat. Kehadiran masyarakat ini adalah untuk bertemu dengan Bupati Inhu…
-
Senin, 07 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Amril Kunjungi Korban Kebakaran di Jalan Kesehatan Duri
DURI -- Di tengah kesibukan melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Mandau, Bupati Amril Mukminin bersama isteri, Senin 7 Maret 2016 menyempatkan diri mengunjungi keluarga Hendrianto korban musibah kebakaran di Jalan Kesehatan, Kelurahan Babusalam. "Kami sangat prihatin atas apa yang menimpa keluarga Hendrianto yang mendapatkan musibah…
-
Minggu, 06 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Kelurahan Kepenuhan Tengah Kembali Semangat Gotong Royong
KEPENUHAN -- Dalam upaya pemerintah Kelurahan Kepenuhan Tengah hidupkan kembali semangat serta budaya gotong-royong (Goro) di tengah masyarakat, dapatkan apresiasi dari tokoh pemuda juga tokoh masyarakat, di Kecamatan Kepenuhan Goro rutin yang digelar sebulan sekali, dengan memfokuskan pembersihan fasilitas umum, lingkungan masyarakat, dapat memupuk persatuan dan kesatuan…
-
Minggu, 06 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Pecahkan Rekor Dunia, Tiga Peselancar Australia Akan Jajal Gelombang Bono Teluk Meranti
PELALAWAN -- tiga peselancar dunia dari Australia akan menjajal kemampuan mengarungi salah satu gelombang sungai terlama didunia.Ketiganya akan memecahkan rekor dunia dalam event Guinness World of Records berselancar terlama dan terpanjang di Gelombang Bono Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
-
Kamis, 03 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Syamsuar Tinjau Water Front city
SIAK -- Sebagai salah satu penopang sektor wisata, pengerjaan Water Front City terus digesa pembangunannya oleh Pemerintah Kabupaten Siak. Karena Siak merupakan salah satu daerah Destinasi wisata andalan Provinsi Riau. "Saat ini pembangunan Water Pront City terus…
-
Kamis, 03 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri Mita Bina Marga Terbuka Dengan Data
PEKANBARU -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman meminta Dinas Bina Marga untuk tidak pelit untuk mengekpos berbagai data, hal itu dibutuhkan agar masyarakat bisa tahu dengan berbagai hal terkait pembangunan yang akan, telah dan sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Riau. …
-
Kamis, 03 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Komisi C Minta Perusaahaan Jujur Bayar Pajak Alat Berat
PEKANBARU -- Komisi C DPRD Riau mengakui sangat sulit melakukan pemantauan atau pengawasan terhadap keberadaan alat berat di perusahaan yang ada. Sehingga pemasukan pajak di sektor alat berat ini sulit diperoleh dengan optimal. Untuk itu DPRD Riau…
-
Rabu, 02 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Lelang Belum Jalan, Warga Nilai Pemkab Inhil Lambat
TEMBILAHAN -- Memasuki awal bulan Maret progress lelang proyek pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir belum juga ada kemajuan. Atas kinerja tersebut, warga menilai Pemkab Inhil lamban dan tidak mau belajar dari kesalahan terdahulu. Pernyataan itu…
-
Rabu, 02 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Honda Revo Hadiah Utama, UEK Dompas Bagi-Bagi Hadiah
BUKITBATU -- Sebagai upaya mengapresiasi kepada pemanfaat, pengelola Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Dompas Cemerlang Desa Dompas Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Rabu 2 Maret 2016. Bertempat di halaman kantor UED-SP Dompas Cemerlang digelarnya acara undian…
-
Rabu, 02 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Pekanbaru Pertanyakan Uang Kantong Plastik
PEKANBARU -- Kalangan DPRD Pekanbaru mempertanyakan masalah penerapan pembayaran kantong plastik yang dihargai Rp 200 per kantong yang telah ditetapkan oleh beberapa ritel di Kota Pekanbaru. "Kemana nantinya uang tersebut, siapa yang akan mengawasinya, dan penggunaan untuk…
-
Selasa, 01 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Parkir Kenderaan Kantor Bupati Semraut
TEMBILAHAN -- Semrautnya kenderaan yang parkir di Kantor Bupati Inhil, membuat kesal warga yang kebetulan ada keperluan disana. Kondisi itu hendaknya diperhatikan, agar tidak menimbulkan imej yang tidak baik. "Tidak sepantasnya di kantor seperti ini kondisi parkir…
-
Selasa, 01 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
Walikota Dumai Lakukan Peletakan Batu Pertama Radio GSSG SMAN 2 Dumai
DUMAI -- Walikota Dumai Zulkifli AS buka seminar Tata Ruang Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Dumai tahun 2016, dan lakukan peletakan batru pertama pembangunan gedung Radio Gema Suara Sri Gemilang (GSSG) 107,7 FM. Seminar tata ruang…
-
Senin, 29 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Program CSR, BRK Serahkan Empat Unit Ambulance ke Pemkab Bengkalis
BENGKALIS - Sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah, Bank Riau Kepri menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa empat unit ambulance kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Senin 29 Februari 2016. Penyerahan CSR empat ambulance dilakukan usai apel Senin di…
-
Senin, 29 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Gaji Belum Dibayar, Puluhan Karyawan RS Surya Insani Mogok Kerja
PASIR PENGARAYAN - Akibat gaji yang belum dibayarkan pihak management, puluhan karyawan Rumah Sakit (RS) Surya Insani Pasir pengaraian Kabupaten Rokan Hulu, Senin 29 Februari 2016 menggelar aksi mogok kerja dan mengadukan permasalahan mereka kepada Dissosnakertrans Rohul. …
-
Senin, 29 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pasar Seni Siak Bagai Klekatu Tumbuh di Batu
SIAK -- Kondisi Pasar Seni Kabupaten Siak yang berjumlah 44 kios memprihatinkan. Sejak Pemerintah Daerah meresmikan pemakaian Pasar Seni tersebut awal Januari 2015 lalu, namun tak jalan sebagaimana yang diharapkan. Padahal, keberadaannya dis eputaran Kelenteng Siak itu bertujuan sebagai tempat wisata mencari ole-ole ketika berkunjung ke Siak.…
-
Minggu, 28 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pemko Pekanbaru Belum Pernah Realisasikan Sanksi Perda Gepeng
PEKANBARU -- Meskipun Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2008 tentang penertiban Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) sudah lama dibuat. Namun sangsi dari Perda tersebut hingga saat ini belum pernah ada terealisasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Walikota…
-
Minggu, 28 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Wabup Hadiri Silaturahmi Masyarakat Bukit Batu
BUKITBATU -- Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad menghadiri acara silaturahmi bersama tokoh dan elemen masyarakat Kecamatan Bukit Batu, di kediaman anggota DPRD Bengkalis, Aisyah di Desa Tangguyun, Ahad 28 Februari 2016. Pada kesempatan itu, Muhammad, memberikan apresiasi kepada masyarakat Bukit Batu, khususnya Desa Tenggayun yang bersatu…
-
Kamis, 25 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
12 Penyuluh KB di Pelalawan Dapat Bantuan Unit Kedaraan Operasional
PELALAWAN -- Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Harkat AN mengungkap mulai awal bulan Maret 2016 nanti, 12 Penyuluh Keluarga Berenca (LPKB) akan diberikan kendaraan operasional roda, kendaraan ini dimaksudkan guna membantu petugas penyuluh dalam menjankau pelayanan kepada warga yang berada didaerah sulit…
-
Kamis, 25 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pemasangan Jaringan Baru Capai 4 Juta Rupiah
Warga Kuala Kampar Laporkan PLN ke Polisi
PELALAWAN -- Sejumlah warga Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar mengeluh biaya untuk pemasangan jaringan baru dimana warga dikenakan biaya sampai Rp 4 juta. Merasa dirugikan pihak PLN, Asnizar (45) warga Sungai Perak RT/RW:002/008 Kelurahan Teluk Dalam…
-
Kamis, 25 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Ippho Santosa Akan Beri Training Islami Gratis di Pekanbaru
PEKANBARU -- Bekerjasama dengan tim manajemen Ippo Santosa Pekanbaru, DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Riau, akan hadirkan motivator Internasional, Ippho Santosa. Jika kegiatan-kegiatan sebelumnya yang diadakan peserta dibatasi dan harus membayar, kali ini…





