KUNTO DARUSSALAM -- Koperasi Unit Desa (KUD) Tujuh Permata yang berada di Desa Bagan Tujuh, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu tahun depan menargetkan untuk meningkatkan sisa hasil usaha (SHU) koperasi. Dalam tahun buku 2015 SHU koperasi sebesar Rp 310.323.886,7 untuk tahun depan pengurus menargetkan Rp 419.000.000.

Hal ini terungkap saat acara RAT KUD Tujuh Permata, Kamis 14 April 2016, menurut Ketua KUD, Gatot Hartoyo, pihaknya telah menyusun program kerja serta program keuangan koperasi, yang tujuannya untuk memajukan sektor pendapatan koperasi.

“Program kerjanya antara lain, mengadakan pelatihan di bidang akutansi dengan mengundang dinas koperasi agar karyawan maupun pengurus kud berkemampuan dalam mengelola keuangan,” terang Gatot.

Kata Gatot, pihaknya juga akan lebih telaten untuk mengawasi perputaran keuangan kud, mengajukan pinjaman lunak kepada pemerintah dan menerima permodalan KUD. Selain itu, pihaknya juga melakukan terobosan untuk menambah pendapatan koperasi dengan menjual angkutan L 300 milik kud lalu mengantinya dengan angkutan Dump Truck yang saat ini sudah berjumlah empat unit.

Lebih dari itu, Gatot juga meyakinkan anggota untuk tahun depan akan menambah penghasilan kud melalui penjualan pupuk, TBS serta angkutan Sirtu (pasir batu, red). “Kami berharap dukungan dan masukan dari anggota, karena kepengurusan kami masih banyak kekurangan,” harapannya.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Kadiskoperindag Rohul, Ramon menyinggung PKS Sei Intan yang merupakan mitra dari KUD Tujuh Permata, karena harga jual TBS di perusahan BUMN tersebut lebih murah daripada di perusahaan swasta. 

“Apalagi sebentar lagi kud yang ada di Kecamatan kunto Darussalam ini akan melaksanakan replanting (peremajaan sawit,red). Apabila harga yang murah dapat merugikan pihak koperasi,” tegasnya.

Diterangkannya, dalam waktu dekat ini melalui kementrian koperasi akan mengalokasikan anggaran untuk replanting di lahan kud. Serta, kementrian koperasi juga akan mengupayakan agar dana KUR dapat dikelola oleh pihak koperasi. “Jika Pak Plt Gubri dapat mengesahkan hal ini, koperasi dapat melaksanakan kegiatan dari dana yang ada,” ujarnya.**(lim)