PEKANBARU -- Jika tidak ada aral melintang, tahun 2017 mentang masyarakat Pekanbaru sudah bisa  menikmati dari Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). Pasalnya saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah melakukan kerjasama dengan perusahaan tersebut dalam pembangunan infrastruktur gas untuk mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pekanbaru.

Kepala Area PGN Pekanbaru Wendi Purwanto mengatakan, rencana pemasangan pipa ini dijadwal pada tahun 2016 mendatang. Nantinya, pipa ukuran 20 inchi akan menyalurkan gas ke rumah-rumah warga, sebagai saluran gas mirip dengan penyaluran air Perusahaan Air Minum (PAM).

"Saat ini kita terus menggesa pembangunan pipa induk dari Perawang, Kabupaten Siak menuju Tenayan Raya di Pekanbaru. Harapan kita di awal 2017 gas sudah dapat digunakan warga Pekanbaru," kata Wendi kepada Wartawan, Ahad 8 Nopember 2015.

Wendi menambahkan, untuk tahap awal, pipa distribusi akan dipasang disekitar Jalan Setia Budi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sumatera, Jalan Riau dan Jalan Arifin Achman.

"Panjang pipa yang akan disambungkan dari Perawang ke Tenayan Raya mencapai 60 KM. Kata dia, pipa tersebut terbuat dari baja, untuk meminimalisir resiko kebocoran," jelasnya.

Menurut Wendi, pipa induk yang dibangun tersebut belum bisa langsung mendistribusikan gas ke rumah-rumah. Pasalnya ada proses bertahap untuk bisa sampai melayani kebutuhan masyarakat di perumahan.

Dia memperkirakan, ada 10.000 pelanggan yang bisa terlayani di tahap awal ini. Baik rumah tangga maupun pelaku usaha, termasuk suplay ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tenayan Raya Pekanbaru. Wendi optimis tidak ada perubahan, pada tahun 2017 masyarakat Pekanbaru sudah menikmati gas bumi di rumah.

"Untuk tahap awal ditargetkan pendistribusian kepada koorporasi di Pekanbaru seperti pembangkit listrik, kawasan komersil diantaranya, rumah sakit, hotel, dan mal. Barulah setelah itu menyasar ke perumahan," tutupnya.**(saf)