Kamsol: Guru Adalah Seorang Pendidik, Bukan Pengajar
Senin, 18 April 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Perubahan mainset guru dari sebagai seorang pendidik menjadi seorang pengajar, menyebabkan anak didik saat ini akhlaknya jauh dari bisa menghargai orang.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau Dr H Kamsol dihadapan peserta pelatihan guru Olahraga Sekolah Dasar se Riau, Ahad 17 April 2016 malam di Pekanbaru.
"Perubahan itu dimulai sekitar tahun 80 an, dimana seorang guru sudah mulai mengedepankan atau hanya menganggap tugasnya hanya memberikan pelajaran sesuai dengan kurikulum, lalu tidak memikirkan lagi untuk membuat atau mendorong anak didiknya menjadi pribadi yang percaya diri, pribadi yang patuh dan sopan kepada orang yang lebih tua darinya," kata Kamsol.
Dia menyebut, perubahan akhlak dan moral yang dialami anak didik saat ini tidak hanya terjadi pada sekolah umum, ketika dirinya berkunjung ke suatu pesantren untuk mengikuti acara, perubahan perilaku anak yang sudah tidak berakhlak itu juga dijumpai pada diri seorang santri.
"Ketika itu, sebelum acara saya menunaikan sholat dulu, sebelum sholat wajib, saya melaksanakan sholat sunat, nah pada saat itulah saya menemukan tingkah laku anak yang tidak berakhlak tersebut, mereka berlari didepan saya sholat, dan bahkan ada yang duduk ditempat saya sujud, hingga saat itu saya mendorong sang anak ketika hendak sujud," ujarnya menceritakan.
Hal itulah menurut Kamsol mau tidak mau menjadi tantangan bagi seorang guru untuk bisa mengembalikan anak-anak Indonesia yang berakhlak mulia, berkarakter dan bermoral, mainset guru sebagai seorang pengajar, harus kembali dirumah menjadi guru sebagai seorang pendidik.
Seorang guru, lanjut Kamsol, dituntut tidak hanya bisa memberikan ilmu pengetahuan secara formal seperti yang tertuang dalam buku panduan atau kurikulum yang berlaku, tetapi, yang terpenting adalah bagaimana seorang guru bisa menjadi seseorang yang bisa mendidik anak-anaknya untuk berbuti pekerti, berakhlak mulia dan memiliki karakter.
"Kalau kita menjadikan Guru itu sebagai pekerjaan, dalam artian kita cukup hanya memberikan pelajaran berdasarkan buku panduan, lalu kita mendapatkan imbalan dari itu, maka dunia ini saja yang kita peroleh, akan tetapi bagaimana kita bisa menjadikan ini sebagai bagian untuk mendidik anak, maka Insya Allah, akhirat akan kita dapatkan juga," ungkapnya.
Karena itulah, Dia mengajak agar para guru di Riau ini tidak hanya mengedepankan materi dalam mendidik seorang anak, tetapi yang harus ditanamkan adalah bagaimana bisa membentuk anak-anak Riau yang bermoral, berkarakter dan berakhlak mulia.
"Percaya dan yakin lah, setiap kebaikan yang kita berikan, Allah akan membalasnya, mari kita mulai dari Riau ini, tekad untuk menjadikan profesi kita sebagai seorang guru, yang tidak lagi sebagai seorang pengajar semata, tetapi kita adalah seorang pendidik,"ajaknya.**(mad)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 29 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Warga Pekanbaru Masih Mengeluh Biaya Pendidikan yang Tinggi
PEKANBARU -- Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Ade Hartati Rahmad, Selasa 29 Desember 2015 menggelar kegiatan serap aspirasi (reses), yang dilaksanakan di samping Posyandu Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya. Kegiatan tersebut diwarnai dengan adanya berbagai penyampaian keluhan…
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Stand FK PKBM Bengkalis Juara I Pameran Hari Aksara Internasional
PEKANBARU -- Stand Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKMB) Kabupaten Bengkalis berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang pameran bersempena peringatan hari aksara Internasional tajaan Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau.
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Pakaian Olahraga, Disdikbud Tidak Menganjurkan Ganti
SIAK -- Orang tua murid sangat kecewa dan sangat tidak setuju atau dipakasakan oleh pihak SDN 03 Kampung Banjar Seminar Kecamatan Dayun agar membeli pakaian sekolah yang baru yang disediakan oleh pihak sekolah. "Kalaulah kebijakan terkait pergantian…
-
Senin, 21 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Perlu Pendidikan Karakter Sejak Dini
Maimanah: Kenakalan Remaja sudah Mengkwatirkan
PEKANBARU -- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia DR. Hj. Maimanah Umar MA, menilai saat ini karakter remaja bangsa Indonesia sudah diambang mengkwatirkan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan berdampak kepada kemajuan bangsa. “Remaja kelak kita…
-
Senin, 21 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Honor Guru Daerah Terpencil akan Dinaikan
PEKANBARU -- Sebagai bagian dari upaya untuk terus memperhatikan nasib para guru, khususnya yang mengajar di sekolah-sekolah daerah terpencil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau akan menaikkan gaji atau honor mereka. Menurut Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Disdikbud Riau,…
-
Minggu, 20 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kepala Sekolah Harus Punya Program Mengembangkan Sekolah
PEKANBARU - Sebagai pemimpin disekolah, Kepala Sekolah dituntut mampu membuat program kerja yang terarah, untuk membawa sekolah yang dipimpinnya kearah lebih baik. Hak itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau Dr H Kamsol diwakili oleh…
-
Minggu, 20 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Peringati Hari Aksara Internasional, Disdibud Riau Gelar Pameran
PEKANBARU -- Bersempena dengan peringatan Hari Aksara Internasional tahun 2015, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau melalui Bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI), gelar pameran karya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), se Riau. Pameran yang dilaksanakan di…
-
Minggu, 20 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dharma Wanita Persatuan Disdikbud Riau Kunjungi Lapas Anak
PEKANBARU -- Dharma Wanita Persstuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau, Sabtu 19 Desember 2015 kemarin, berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan anak Pekanbaru, selain memberikan bingkisan, kegiatan pertemuan juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustadzah Hj Hafifah. Selain dihadiri para anggota Dharma Wanita Disdikbud Riau,…
-
Minggu, 20 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
154 Lulusan S1 STT Dumai Diwisudakan
DUMAI -- Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai mewisudakan sebanyak 154 orang lulusan Strata 1 (S1) jurusan Tehnik Industri, Tehnik Sipil dan Informatika, yang dilaksanakan di Aula Kampus STT Dumai, Jalan Soekarno-Hatta Dumai Timur, Sabtu 19 Desember 2015 kemarin.
-
Jumat, 18 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Anak Autis Juga Harus Mendapat Pendidikan yang Layak
PEKANBARU -- Anak Autis juga merupakan pribadi individu yang harus diberi pendidikan, baik itu keterampilan, maupun secara akademik. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan PendidikanLayanan Khusus (PKPLK)…
-
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Rubah Image Museum Dari Menyeramkan Menjadi Menyenangkan
PEKANBARU -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Dr H Kamsol meminta agar Image musem sebagai sesuatu yang identik dengan hal menyeramkan di mata masyarakat, hendaknya bisa dihilangakan, museum harus menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi masyarakat untuk dikunjungi.
-
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Hj Sisilita Buka Tiga Kegiatan PNFI
PEKANBARU -- Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta memberikan informasi terbaru tentang kebijakan pendidikan non formal, Bidang Pendidikan Non Formal Informal Dinas Pendikan dan Kebudayaan Riau gelar Workshop. Kegiatan Worshop yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka,…
-
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Hari Ekstra Kurikuler
Disdik Pekanbaru Dukung Lima Hari Belajar
PEKANBARU -- Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, ditahun 2016 berencana akan melakukan konsep program belajar 5 hari dan 1 hari ekstra kurikuler bagi seluruh sekolah yang ada di Provinsi Riau. Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)…
-
Rabu, 16 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Ajak IGTKI Ciptakan Anak Pintar Sejak Usia Dini
SIAK -- Anak PAUD dan TK merupakam calon generasi bangsa ini. Untuk itu, para tenaga pendidik yang mengabdi di sekolah PAUD dan TK dituntut pengabdiannya supaya dapat memberi sentuhan yang positif kepada peserta didik untuk mendukung program pemerintah.
-
Rabu, 16 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Disuruh Beli Pakaian Olahraga Baru, Orang Tua SDN 03 Bajar Seminai Kecewa
SIAK -- orang tua murid SDN 03 Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun sangat kecewa dan sangat tidak setuju terhadap kebijakan pihak sekolah yang memaksakan setiap siswanya agar membeli pakaian olahraga yang baru yang disediakan oleh pihak sekolah. Pasalnya, pakai yang lama masih bagus. …
-
Selasa, 15 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Syamsuar: Mari Persiapkan Generasi Masa Depan
SIAK -- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi membuka secara resmi Sosialisasi Edukasi dan Literasi Keuangan kepada Siswa-Siswi SLTP, SLTA dan Guru di Kabupaten Siak. Dalam sambutannya Bupati Siak menyampaikan terimakasih kepada Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Beasiswa Mahasiswa Miskin Berprestasi Segera Disalurkan
DUMAI -- Pemerintah Kota Dumai melalui Bagian ADM Kesra dalam waktu dekat ini akan menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa dari kalangan keluarga kurang mampu dan memiliki prestasi. Beasiswa itu akan disalurkan kepada 400 mahasiswa. Per-mahasiswa akan menerima bantuan 3,5…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Bantu Beasiswa SD-SMA, Swasta Diminta Berpartisipasi
BAGANSIAPIAPI -- Di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) banyak perusahaan-perusahaan swasta. Diantaranya, perusahan yang bergerak dibidang perminyakan, serta perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit (PKS). Perusahaan-perusahaan swasta ini diminta turut berpartisipasi dalam meningkatkan pendidikan di Rohil, diantaranya dengan…
-
Jumat, 11 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
MA Miftahul Ulum Bantan Juara Tiga Nasional
BENGKALIS – Tiga pelajar Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum, Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis di ajang nasional. Ketiga pelajar ini meraih juara tiga kategori vidoe pendek yang ditaja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ketiga pelajar yang menerima penghargaan ini,…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Baru 90 Persen Guru SMA di Dumai Berijazah S1
DUMAI -- Baru 90 persen tenaga pendidik atau guru di Kota Dumai khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berijazahkan Strata Satu (S1). Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, H. Sya’ari. “Baru 90 persen guru…





