PELALAWAN -- Dalam laporan akhir triwulan pertama pertanggal 31 Maret 2016, serapan anggaran APBD Pelalawan tahun 2016 masih berkisar 8,30 persen atau berjumlah berkisar 179 Miliar  dari jumlah APBD Pelalawan  sebesar 2,157 triliun.

"Ya jadi serapan baru senilai 179 milyar saja dari APBD Pelalawan. Dimana untuk Fisik realisasinya 8,71 persen. Paket lelang yang baru masuk hanya 78 paket dari 257 paket dalam Rencana Umum pengadaan (RUP) sebelum rasionalisasi.Seperti Dinas Pendidikan belum melapor Karena fisik disatker ini tergolong. Besar," ungkap Kepala Bagian Pembagunan Setdakab Pelalawan T Zulfan, kepada media ini, Senin 18 April 2016.

Dilanjutkan Zulfan, untuk anggaran belanja langsung  6,02 persen dari anggaran 1,4 miliar Sementara anggaran belanja tidak langsung  12,57 persen dari anggaran751 milyar.

"Dalam rakor serapan anggaran dipropinsi beberpa waktu lalu, serapan anggran Pelalawan sudah cukup menggembirakan diatas Propinsi hanya kisaran 4 persen.Memang masalah rasionalisasi menjadi kendala terhadap pelaksanaan kegiatan.Namun diakhir bulan ini,penghitungan rasionalisasi sudah selesai.Kita masih menunggu banyak Dinas atau instansi yang belum melakukan kegiatan karena menunggu finalisasi hasil rasionalisasi APBD.Jelasnya pengurangan DBH sebesar 262 miliar yang hilang dipotong dari belanja langsung senilai 1,4 miliar," tukasnya.

Zulfan menambahkan, setelah dirasionalisasi, kepada satker diharap menggesa kegiatan. "Kebijakan Dana APBD semuanya bergantung Peraturan Presiden dari Pemerintah pusat.Contohnya saat ini dana DAK fisik yang sudah dialokasikan dengan perpres dikurangi 10 persen dari pagu anggaran," tutupnya.**(ham)