• H Firdaus ST MT

PEKANBARU -- Sudah hampir dua pekan musibah kebakaran melanda para pedagang yang berjualan di Plaza Sukaramai. Namun sampai saat ini, belum tanda-tanda bantuak akan mereka terima dari Pemko Pekanbaru melalui SKDP-nya Dinas Pasar (Dispas).

Ketua Pedagang lantai dasar Plaza Sukaramai, Jasrul mengatakan bahwa pihaknya bersama pedagang yang terkena musibah berharap mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tandanya.

"Kalau ditanya kecewa, kita sangat kecewa. Sampai saat ini Pemko belum ada membantu kami, mereka selalu beralasan, tidak bisa menggunakan dana APBD, padahal kami masyarakat  dan berhak mendapatkannya. Karena uang APBD itu uang rakyat,"ungkapnya, Selasa 22 Desember 2015.

Ditempat yang sama Leni, selaku pengelola Plaza Sukaramai mengaku jika pihaknya hanya mengasuransikan bangunan saja. Sehingga pihaknya tidak bisa memberikan bantuan modal bagi pedagang.

"Kami tidak ada mengansuransikan barang dagangan para pedagang. Ini saja untuk pembangunan TPS tidak ada masuk dan diluar dari pada wacana, karena kami tidak pernah manggarkan dana cadangan untuk itu. Yang jelas, saat ini pihak pengelolah sedang berusaha untuk membangun TPS, bagaimanapun juga kerana ini menyangkut  kelangsungan hidup para pedagang,"ujarnya.

Menyikapi hal itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengatakan bahwa Pemko Pekanbaru juga tidak mungkin memberikan bantuan modal bagi para pedagang yang terkena musibah kebakaran dari APBD. Karena hal itu tidak dibenarkan.

"Memang tadi pedagang meminta agar Pemko memberikan bantuan modal, namun saya tekankan bantuan dari dana APBD tidak ada. Tapi kalau bantuan dari pribadi saya  mungkin hanya makan siang gratis selama tiga hari saja, kalau untuk modal tidak ada,"ungkapnya.**(saf)