RENGAT -- Dandim 0302/Inhu Letkol Inf Edison S Sinabutar SSos yang diwakili oleh Pasiter Kodim 0302/Inhu Kapten Inf PT Situmorang melaksanakan Panen Padi Kartika 1-82  bersama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura (Distan TPH) Inhu dan Kelompok Tani Mekar Jaya Desa Tanjung Sari Kecamatan Kuala Cinaku Kabupaten Inhu melakukan panen raya dengan hasil mencapai 5,38 ton per hektare.

Turut hadir Danramil 01/Rgt Kapten Inf Kadarisman, Kapolsek Kuala Cinaku yang diwakili oleh Bripka Nurhadi, Kabulog Kabupaten Inhu Zaindra Weli, Irsal PPL Teluk Sungkai dan para petani.

Dandim 0302/Inhu Letkol Inf Edison S Sinabutar SSos mengatakan melalui Pasiter Kodim 0302/Inhu Kapten Inf PT Situmorang, hasil dempot yang menggembirakan ini harus menjadi contoh bagi para petani agar ke depannya para petani dapat meningkatkan produksi gabah mereka yang diolah melalui tanam padi sawah.

Petani jangan hanya puas dan berfokus terhadap produksi gabah yang melimpah, tetapi juga mempertahankan hasil panen yang akan datang supaya produktivitas hasil panen padi dalam rangka mendukung program Pemerintah yaitu terwujudnya  swasembada pangan tahun 2017.

Dikatakan dia, seperti kita ketahui bersama, Kementerian Pertanian telah menggandeng TNI untuk bersama-sama bahu-membahu turun mengelola sawah, memperbaiki irigasi hingga ikut melancarkan distribusi pupuk sampai ke petani dengan benar, serta bagaimana mengelola dan memilih bibit  yang baik sampai dengan musim panen.

"Kami akan terus mengevaluasi hasil-hasil yang baik ini agar kedepannya jauh semakin lebih baik. Kalau sekarang ini baru 1 hektare, pada musim tanam berikutnya harus bisa lebih merata atau berhektare-hektare", ujarnya.

Penyuluh dan babinsa akan selalu aktif dan bekerjasama mengkoordinasikan setiap kendala yang dihadapi.apabila tidak mampu agar dapat melaporkan ke komando atas.

Ditambahkannya, varietas padi ini juga masuk ke dalam orientasi pasar. Jadi, selain untuk di konsumsi petani, varietas yang dikembangkan tersebut juga laku di pasar.

"Keunggulan varietas Kartika 1-82 panen lebih cepat, hanya dalam waktu 89 hari ini berarti lebih cepat dari tanaman padi varitas biasa, produksi gabahnyapun dapat menjadi acuan bagi petani untuk musim tanam selanjutnya sehingga dapat memberikan berkah tersendiri kepada Indragiri Hulu serta dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat", tandasnya.**(ali)