Pasar Kaget Ditertibkan, Siklus Ekonomi Dipasar Resmi Bisa Lebih Baik
Kamis, 12 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, M. Noer MBS, Kamis 12 Mei 2016 mengatakan, banyak nilai manfaat yang dapat di petik dari penertiban pasar kaget yang dilakukan. Dimana penataan dan kegiatan di pasar resmi dapat diakomodir sehingga kondisinya akan lebih baik.
"Dengan keberadaan pedagang pada satu tempat, maka kondisi harga dapat terus terpantau dan kestabilannya dapat terjaga dengan baik. Dan tidak kalah pentingnya adalah, ketika pedagang itu tertib maka fasilitas dipasar dapat di manfaatkan secara optimal,"ujar M. Noer
Dengan alasan tersebut lanjut M. Noer, pemko akan terus gencar untuk menertipkan keberadaan pasar kaget.
''Mereka hadir di tempat yang tidak resmi, munculnya pasar kaget membuat minimnya aktivitas jual beli di pasar resmi. Padahal, tempat dan lokasi sudah disediakan dengan baik oleh Pemerintah," ungkapya.
Menurut M. Noer, niat utama pemko untuk melakukan penertiban terhadap pedagang pasar kaget ini adalah agar mereka secara bersama-sama berjualan di tempat yang aman dan dilegalkan Pemerintah.
''Ketika mereka sudah terkumpul di satu titi pasar resmi maka dengan sendirinya akan tercipta siklus ekonomi yang aman pula,'' ungkapnya.
Menurut M Noer, komit menertibkan pasar kaget bukan berarti dengan masuknya mereka di pasar resmi pendapatan Pemko melonjak tinggi.
''Tidak sama sekali jika PAD pemko dari sektor pasar akan siknifikan. Paling tidak, pendapatan kembali di fungsikan pasar adalah biaya operasional dan biaya lainnya di pasar sudah mulai berjalan, itu saja kok,'' katanya.
Dijelaskannya juga, maraknya pasar kaget tidak lepas dari perkembangan dan pertumbuhan masyarakat. Dan mereka lebih cendrung untuk berbelanja di pasar kaget karena lokasiya amat sangat dekat dengan kediaman mereka.
"Agar dapat lebih terkontrol, maka mereka (pasar kaget red) kita ditertibkan. Tertib itu jauh lebih bagus,"jelasnya.
Kedepan lanjut M. Noer, tidak ada lagi pedagang pasar kaget tumbuh dan berkembang seperti sebelumnya. Ketika satu atau dua orang pedagang yang berjualan di tempat yang dilarang maka akan di tertibkan.
''Selama ini terkesan lebih mengedepankan kemanusiaan sehingga pertumbuhan mereka terus bertambah hingga menjadi komunitas (kekuatan). Jika sudah seperti itu, maka akan sedikit sulit menertipkannya dan butuh waktu. Berbeda ketika pedagang baru satu atau dua orang, ketika ditertibkan bisa langsung bersih,'' tutupnya.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Pemerintah Belum ada Solusi Terkait Harga Sawit Anjlok
SUNGAIPAKNING -- Petani kelapa sawit di Kecamatan Bukit Batu terus menjerit setelah harga jual sawit dari petani anjlok dan tidak sesusai biaya perawatan yang dikeluarkan. Bahkan, karena harga anjlok, petani di beberapa desa sudah tidak merawat kebun mereka. Anjloknya Harga Sawit diperparah dengan ketidakpedulian pemerintah…
-
Minggu, 18 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Disperindag Pekanbaru Cabut Izin Enam Pangkalan Nakal
PEKANBARU -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akhirnya menjatuhkan sanksi keras kepada 29 pangkalan gas elpiji 3 kg yang ada di kota Bertuah, Enam diantaranya dengan pencabutan izin. "Dari 29 pangkalan gas elpiji 3 kg yang kerap berbuat curang di Kota Pekanbaru, 6…
-
Jumat, 16 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Pekanbaru Segera Operasionalkan Bus Air
PEKANBARU -- Tidak lama lagi, bus air yang dihibahkan oleh Kementrian Perhubungan RI akan segera beroperasi di Kota Pekanbaru. Saat ini pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru sudah mempersiapkan semua kelengkapan administrasi, termasuk nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK). Kepala Dishub Pekanbaru, Aripin Harahap saat…
-
Kamis, 15 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Masuk Pekanbaru, Pertalite Bisa Dongkrak DBH
PEKANBARU -- Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru berharap Keberadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru yang non subsidi, Pertalite diharapkan dapat meningkatkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat. Sejak dikenalkan oleh PT Pertamina beberapa waktu lalu, kini Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis baru, Pertalite…
-
Kamis, 15 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Selain Padi
Kedelai Juga Potensial Ditanam di Inhil
TEMBILAHAN -- Para petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk membudidayakan tanaman kedelai. Selain padi yang menjadi tanaman andalan petani, kedelai juga dinilai sangat potensial untuk ditanam di wilayah Inhil. Hal tersebut berdasarkan pengamatan yang dilakukan di desa Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka oleh Dinas…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Selain Langka, Isi Gas Tiga Kilogram Tidak Cukup
PEKANBARU -- Tampaknya persoalan gas elpiji berwarna melon ini di Kota Pekanbaru tidak habis-habisnya. Disamping masih sulit didapatkan, masyarakat juga dirugikan ketika memperolehnya, pasalnya, isi gas bersubsidi yang diterima tidak sesuai dan berkurang separuhnya. "Udahlah antri dan menunggu berjam-jam lamanya saat membeli gas dipangkalan ini.…
-
Selasa, 13 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Desak RUPS PT RAL
Bupati Wardan Surati Plt Gubernur
PEKANBARU -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan MP berkirim surat ke Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, isinya adalah mendesak dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Riau Airlines (RAL). Plt Gubernur H Arsyadjualindi Rachman yang ditanya perihal surat tersebut membenarkannya. "Ya, memang kita ada…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Disdik Pekanbaru Belum Selesai Iventarisir Aset
PEKANBARU -- Dari 42 Satuan Kerja (Satker) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, hanya Dinas Pendidikan (Disdik) yang belum menyelesaikan iventarisir aset. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pekanbaru, Musa mengatakan bahwa iventarisir aset sudah dilakukan masing-masing Satker sejak awal tahun…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Realisasi Investasi di Pekanbaru Merosot
PEKANBARU -- Kondisi udara Kota Bertuah yang kurang kondusif akibat dari kabut asap yang berkepanjangan, ikut merosotkan realisasi investasi yang ada diKota Pekanbaru. Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Pekanbaru, M. Jamil mengatan bahwa realisasi investasi Penanam Modal Asing (PMA) maupun…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Ketergantungan
Distanak Pekanbaru Kembangkan Cabe dan Bawang
PEKANBARU -- Kerap memicu terjadinya inflasi pada saat pasokan seperti terganggu akibat cuaca. Dinas Pertanian dan Peternakan (DistanaK) Kota Pekanbaru mulai memutar otak untuk melakukan budidaya cabe merah dan bawang merah bagi para petani. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, Elsyabrina mengatakan pihaknya akan…
-
Minggu, 11 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Pertamina Harapkan Pemko Buat Kartu Kendali
PEKANBARU -- External Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I, Brasto Galih Nugroho, mengharapkan pemerintah Kota Pekanbaru segera membuat kartu kendali untuk mengendalikan peredaran gas Elpiji 3 kg. Brasto menilai kartu kendali di perlukan di pekanbaru karena terjadi Over konsumsi yang berlebihan dikarenakan adanya…
-
Jumat, 09 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kelangkaan Elpiji 3 KG Dikarenakan Kenaikan harga Elpiji 12 KG
SIAK -- Kelangkaan yang terjadi terhadap gas elpiji 3 KG di Kabupaten Siak saat ini bukan dikarenakan pasokan berkurang, melainkan terjadi akibat dampak dari kenaikan gas elpiji 12 KG. "Kenaikan gas 12 KG itu menyebabkan banyak masyarakat yang beralih menggunakan gas 3 KG, dengan demikian yang menggunakan…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
HUT Perdana
PLTBG Rantau Sakti Jadi Percontohan di Indonesia
TAMBUSAI UTARA -- Pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Bio Gas (PLTBG) berlokasi di DK-1 SKPF Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu (Rohul) kapasitas 1 mega watt (MW), dinilai berhasil. PLTGB tersebut, kini jadi pilot project atau percontohan di Indonesia. Hal itu dijelaskan Kasi Analisa dan Evaluasi…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Setahun Menumpuk
Ratusan Tiang Reklame Hasil Penertiban Segera Dilelang
PEKANBARU -- Tampaknya keinginan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Satpol PP Kota Pekanbaru untuk melakukan pelelangan tiang reklame hasil penertiban mulai menemukan titik terang. Kepala Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Riau, Wahyu Purnomo mengatakan bahwa besi-besi bekas tiang reklame tersebut bisa dilelang asalkan…
-
Rabu, 07 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
"Perizinan Pertambangan dan Energi Dilema Bagi Daerah"
PASIR PENGARAYAN -- Dengan adanya alih kewenangan dalam penerbitan izin pertambangan dan energi yang sebelumnya menjadi kewenangan Kabupaten/kota, yang harus diambil alih oleh Provinsi, dengan di berlakukannya Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) telah siap menyerahkan ke Pemerintah Provinsi Riau.
-
Rabu, 07 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Firdaus Jamin Krisis Listrik tidak Berdampak Pada Kedatangan Investor
PEKANBARU -- Kendatipun Krisis listrik tengah melanda Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menjamin hal ini tidak akan berdampak pada investor yang masuk ke Kota Bertuah. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT optimis jika krisis listrik yang sedang melanda wilayah tidak akan mempengaruhi pada investor yang…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Wajib Pajak Banyak Di Luar Kota
PAD PBB Tidak Sesuai Target
PEKANBARU -- Banyak wajib pajak yang tidak berdomisili di kota Pekabaru mengakibatkan rendahnya realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah berakhir pada tanggal 30 September lalu. Kepala Dispenda Kota Pekanbaru, Yuliasman mengakui jika rendahnya pencapaian target PBB ini disebabkan banyak wajib pajak yang tidak tinggal…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dalam Sepekan
Disperindag Pekanbaru Tegur 15 Pangkalan
PEKANBARU -- Dalam sepekan ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kota Pekanbaru sudah melayangkan surat teguran keras terhadap 15 pangkalan nakal yang ada di Kota Bertuah. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, mengatakan bahwa dalam sepekan ini pihaknya sudah menemukan 15 pangkalan yang berlaku curang,…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kemiskinan Terjadi Disebabkan Keterisoliran
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menyebut, jumlah warga miskin di beberapa daerah wilayah kabupaten Rohil dinilai telah mengalami banyak pengurangan. Dari angka 5.83 persen kini tinggal 3.75 persen. Hal ini tidak lepas dari upaya Pemerintah Rokan Hilir membuka akses di sejumlah daerah terisolir, terutama…
-
Kamis, 01 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Kembali Raih WTP ‎
BENGKALIS –- Bersama 150 bupati dan 50 walikota se-Indonesia, Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, direncanakan akan mengikuti Rapat Kerjas Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2015 di Jakarta. Rakernas yang dipaduserasikan dengan kegiatan penyerahan piagam penghargaan kepada 150 bupati dan 50 walikota yang…





