Penangkar Walet Menjamur, Masyarakat Adukan ke Dewan
Selasa, 24 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
SIAK -- Menjamurnya penangkar walet saat ini di Kabupaten Siak, menimbulkan keresahan di tengah warga. Sebab, keberadaan walet tersebut telah membuat bising dari suara yang ditimbulkan. Baik itu suara dari kaset yang diputar untuk memanggil walet, maupun suara yang dihasilkan dari walet sendiri.
Untuk mencari solusi mengatasi gangguan walet tersebut, Komisi III DPRD Siak, Selasa 24 Mei 2016 menggelar Rapat Dengar Pendapat (hearing) bersama Masyarakat Peduli Negeri Istana.
Ketua Peduli Masyarakat Kabupaten Siak, Wan Hamzah dalam hearing tersebut mengatakan, saat ini sejumlah penangkaran sarang burung walet yang dilakukan oleh sejumlah pengusaha walet, selain mengganggu lingkungan akibat suara bising yang ditimbulkan, juga pencemaran akibat kotoran yang berasal dari burung waletnya. Parahnya, dari pengusaha ini ada juga yang tidak memiliki izin.
"Oleh sebab itu, masalah ini perlu dikaji dan dievaluasi kembali oleh pemerintah daerah. Bila tidak, kedepan bisa menjadi dilema besar bagi negeri ini," kata Wan.
Hal senada juga disampaikan di RT 11/RW 05 Kecamatan Tualang. Dia mengatakan, saat ini masyarakat sangat terganggu dengan keberadaan sarang walet. Sebab masyarakat ada yang menanam pisang, bila dahulunya daun pisang tersebut bisa dijual dan bisa menghasilkan uang, sekarang tidak bisa lagi dijual karena sudah tercemar dengan kotoran burung walet.
"Termasuk atap-atap rumah warga juga tercemar dengan kotoran walet. Berangkat dari laporan inilah kami menyampaikan masalah ini ke DPRD Siak," ujarnya.
Dikatakan Hamzah, sebenarnya masalah ini sudah pernah disampaikan oleh masyarakat Tualang ke pihak kecamatan. Tapi masyarakat merasa apatis, karena laporan yang telah disampaikan ke penguasa sangat sulit direalisasikan.
"Untuk itu kami minta kepada anggota DPRD Siak agar dapat mencarikan solusinya, sehingga masyarakat tidak resah dengan penangkaran sarang burung walet ini," kata Hamzah.
Sementara, Ketua Komisi III DPRD Siak, H Masri SE SH kepada Rakyat Riau usai hearing mengatakan, hearing tersebut membahas laporan masyarakat Kecamatan Tualang tentang penangkaran sarang burung walet, baik yang ada di Kecamatan Tualang maupun yang ada dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Siak.
"Kita menyambut baik terhadap laporan yang disampaikan oleh masyarakat tersebut. Sebab dengan adanya laporan, apa yang menjadi persoalan dan apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa ditindaklanjuti. Laporan itu bisa kita bahas di DPRD. Yah, kita akan carikan solusinya terhadap permasalahan penangkaran sarang burung walet yang kini menjadi persoalan serius di tengah-tengah masyarakat. Oleh sebab itu mari sama-sama kita carikan solusinya," ucap Masri.**(jas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kadisbunhut Ingatkan PT SMIC, Tiga Tahun Kebun Tebu tak Direalisasikan
BENGKALIS -- Kepala Dinas Perkebunan dan kehutanan (Disbunhut) kabupaten Bengkalis Herman Mahmud mengingatkan perusahaan PT.SMIC untuk segera memulai kegiatan mereka membuka perkebunan tebu di Pulau Rupat. Apalagi pelepasan kawasan dari Menteri Kehutanan RI sudah turun sejak tiga tahun lalu dengan luas ribuan hektar, tapi perkebunan tak kunjung…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Ingin Mengurus NPWP di Kantor KP2KP, Nomor Nik KTP Malah Dibilang Palsu
BENGKALIS -- Pengurusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di kantor pelayanan penyuluhan dan konsultasi perpajakan (KP2KP) Bengkalis terkadang mengalami kesulitan dan membutuhkan waktu yang lama. Seperti yang di rasakan Dahari warga simpang ayam kecamatan Bengkalis. Menurut Dahari,…
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tempat Judi Berkedok Gelper Menjamur, Pemkab dan Aparat Keamanan Masih Bungkam
TEMBILAHAN -- Menjamurnya Gelanggang Permainan (Gelper) yang menyelubungi aktivitas perjudian di Tembilahan belum tersentuh oleh aparat keamanan. Kepolisian dan Satuan Satpol PP Kabupaten Inhil tidak mampu bertindak banyak. Bahkan, Pemkab Inhil melalui instansi terkait sejauh ini belum…
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Walikota Pekanbaru Larang Warganya Rayakan Valentine Day
PEKANBARU -- Tidak sesuai dengan ajaran agama Islam dan budaya ketimuran. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melarang masyarakat kota Pekanbaru untuk merayakan Valentine Day. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, Jumat 12 Februari 2016 menegaskan bahwa perayaan valentine atau hari…
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Besok, Listrik Bukit Batu Dan Siak Kecil Mati Total
BUKIT BATU -- Untuk memantapkan pemakaian jaringan interkoneksi dari area Dumai, besok Sabtu 13 Februari 2016 PLN Sub Rayon Sungai pakning akan melakukan pemadaman dari pukul 08.00 Wib hingga pukul 17.00 wib untuk wilayah Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil. Demikian disampaikan kepala PLN Sub…
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pj Bupati Rayakan Imlek Hock Hian Kiong
BUKIT BATU -- Penjabat Bupati Bengkalis Ahmadsyah Haroffie, Kamis malam 11 Februari 2016 menghadiri perayaan Hari Raya Imlek 2567 imlek di Kelenteng Hock Hian Kiong Desa Sungai Selari. Kehadiran orang nomor satu di Negeri Junjungan ini, didampingi Camat Bukit Batu, Fadlul Wadji dan Kapolsek Bukit…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Lihat Geliat Wisata Siak, Tak Perlu Lagi ke Seine atau Liong Prancis
SIAK -- Tak lama lagi Anda tak perlu jauh-jauh datang Sungai Seine di Paris, Prancis, demi menikmati keindahan Jardin Tino Rossi Garden. Taman mungil yang membentang sekitar 600 meter di tepian Sungai Seine itu. Sebab tahun…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Datuk Setia Amanah Tegaskan Adat Budaya Harus Terus Terpelihara
SIAK -- Bertempat diruang Balai adat Sultan Yahya Muzafar Syah, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) siak menggelar rapat kerja, Kamis 11 Februari 2016 yang di hadiri oleh Bupati Siak bergelar Datuk setia amanah Drs H Syamsuar MSi dan Drs H Alfedri MSi bergelar Timbalan setia Amanah. …
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dewan Himbau Jangan Rayakan Valentine, MUI Minta Wako Keluarkan Surat Edaran Larangan
PEKANBARU -- Anggota DPRD Pekanbaru Mulyadi AMd menghimbau masyarakat muslim di Pekanbaru tidak merayakan hari valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Pasalnya, hal itu tidak pernah ada di dalam ajaran islam. "Muslim harus ingat Perayaan valentine…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Keberadaan Gepeng Marak di Kota Tembilahan
TEMBILAHAN -- Keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Tembilahan, makin membuat pemandandangan tidak enak. Padahal persoalan sampah tidak kunjung selesai, hingga membuat Kota Tembilahan seakan bertambah kumuh. Belakangan ini keberadaan para Gepeng yang terus bermunculan di…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pemko Harus Evaluasi Pengelola Square Parkir
PEKANBARU -- Belum adanya perubahan pengelolaan parkir, yang dilakukan square parkir, membuat masyarakat resah. Mulai dari pelayanan, tempat parkir yang tidak sesuai Amdalalin, denda parkir hingga tarif parkir yang ditentukan pengelola, terkesan sembarangan. Padahal, itu melanggar aturan yang ada.
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Peduli Korban Banjir Kampar, Walikota Firdaus Tinjau dan Beri Bantuan
PEKANBARU -- Sebagai Bentuk kepedulian Wali kota Pekanbaru, Dr Firdaus ST MT kepada korban yang terkena musibah banjir di Kabupaten Kampar, dirinya memboyong rombongan jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memberikan bantuan secara langsung. Hubungan antara kota…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Sambil Menyiram Air, Muda Mudi Thionghoa Mencari Jodoh
SELATPANJANG -- Warga Thionghoa khusus para ABG dan dewasa tumpah ruah memadati setiap sudut jalan perkotaan Selatpanjang. Momentum perang air itu turut di manfaatkan sebagai ajang pencarian jodoh bagi mereka. Dari pantauan GaungRiAu dilapangan, suasana putar kota…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tidak Melarang Konvoi, Pemkab Hanya Membatasi Perang Air Hingga Pukul 18.00 WIB
SELATPANJANG -- Tradisi dari kebudayaan marga Thionghoa di kota selatpanjang dengan melakukan perang air di wilayah perkotaan memang terlihat seru, mengingat toleransi beragama ketika umat Muslim memasuki jadwal Magrib Pemkab membatasi perang air hingga pukul 18.00 WIB, namun untuk konvoi Pemkab tidak membatasi waktu. …
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
LAM Riau Kecam Pernyataan Efendi Simbolon
PEKANBARU -- Pernyataan Effendi Simbolon, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP bahwa demokrasi tanpa idealisme adalah 'demokrasi ala Melayu' meresahkan banyak pihak di Riau, terutama di kalangan orang-orang Melayu. "Pernyataan yang dimuat salah satu media…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Membandel Akan Dibongkar
BPMP2T Pelalawan Data Bangunan Perusahaan tak Berizin
PELALAWAN -- Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kabupaten Pelalawan mengaku saat ini sedang melakukan pendataan dan merekap seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dikawasan perusahaan yang belum memliki izin. "Ya,…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tak Becus Urus Sampah, Komisi IV Akan Panggil Ulang PT MIG dan DKP Pekanbaru
PEKANBARU -- Permasalahan menumpuknya sampah di beberapa ruas di jalanan kota Pekanbau tampaknya tidak kunjung tuntas ditangani. Padahal penanganan persoalan sampah sebagiannya sudah dikelola langsung oleh pihak swasta, dalam hal ini PT Multi Indah Guna (MIG). Salah…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Antisipasi Kejahatan Selama Imlek
Warga Tiong Hoa Minta Dinas Tata Kota Hidupkan Lampu Jalan
SUNGAIPAKNING -- Warga Tiong Hoa Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu meminta kepada Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Bengkalis untuk memperhatikan kondisi lampu penerangan jalan selama Imlek tahun ini. Hal itu sepertu yang disampaikan salah…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pencapaian KB- MOP Meranti Terus Meningkat
SELATPANJANG -- Program Keluarga Berencana Metode Operandi Pria (KB-MOP) setiap tahunnya terus meningkat. Bahkan Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat sebagai daerah terbaik dalam pencapaian Program tersebut. Kepala Kepala Kantor BP3AKB Meranti Syarifah Zumah mengatakan peningkatan MOP setiap tahunnya…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pengembangan Ekowisata Pantai Solop, Budparpora Berdayakan Masyarakat Sekitar
TEMBILAHAN -- Dalam pengembangan destinasi wisata Pantai Solop, Dinas Kebudayaan Pariwasata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Inhil melibatkan dan memberdayakan masyarakat setempat. Kepala Dinas Budparpora Inhil Junaidi Ismail menyatakan, masyarakat setempat dilibatkan dalam penyediaan home stay bagi wisatawan…



