BAGANSIAPIAPI -- Pihak Dinas Pendidikan (Disdik), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), menegaskan kepada seluruh sekolah yang ada di seluruh daerah di Rohil untuk tidak menerima siswa lebih dari kapasitas sekolah. Penegasan ini sejalan dengan larangan jam belajar siang hari seperti yang di lakukan banyak sekolah.

"Sekarang ini sudah ada sekolah yang menerima siswa untuk ajaran baru. Bagi saya silahkan saja, namun perlu di ketahui sekaligus di ingat jangan menerima siswa lebih dari kapasitas atau daya tampung sekolah," ingat Kepala Disdik Rohil, Ir Amiruddin MM, Senin 30 Juni 2016 di Bagansiapiapi.

Ini untuk mengelakkan over kapasitas yang berakibat terjadinya dua jam belajar setiap harinya yakni pagi dan sore hari. "Bukan hanya tidak memperbolehkan menerima siswa lebih kapasitas kita juga mengintruksikan dan melarang sekolah membuka dua jam belajar setiap harinya. Artinya tidaak lagi boleh ada masuk sore hari. Semua sekolah belajarnya hanya boleh sekali sehari yakni siang hari," pinta Amiruddin.

Pertimbangan atas larangan dua hal itu lanjut Amiruddin, selain mengelakkan terjadinya over kapasitas pihak Disdik ingin guru optimal mengajar terhadap siswa. "Kalau satu hari guru mengajar dari pagi sampai sore hari tentu tidak optimal. Guru tidak akan sanggup dan apa akibatnya siswa tidak dapat menyerap ilmu dengan baik. Makanya mulai tahun ini tidak ada lagi jam sore semuanya pagi," tekan Amiruddin.

Kendati larangan ini di berlakukan kepada semua sekolah namun ada satu sekolah yang di khususka yakni SMPN II Bangko. "Karena sekolah ini terbakar dan dipindahkan ke gedung baru. Namun, di gedung yang baru ini ruang kelas belajarnya sangat terbatas sehingga tak bisa dielakkan adanya jam sore," tandasnya.**(zai)