Pindah ke Pasar Higienis
Dewan Minta Pemko Pekanbaru Diminta Lakukan Pendekatan Kepada Pedagang
Kamis, 28 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Saat ini pembangunan Pasar Higienis yang dilakukan dengan cara meruntuhkan bangunan SDN 019 di Jalan Teratai kini sudah selesai. Tinggal memindahkan para pedagang untuk mau berjualan dilokasi tersebut.
Namun hingga saat ini hal tersebut tidak kunjung terealisasi, Pemko Pekanbaru tampak kesusahan dalam pemindahan pedagang ke gedung pasar tersebut karena pedagang masih belum mengetahui kondisi jual beli yang akan mereka hadapi di dalam pasar nantinya.
"Pedagang ini dalam prinsipnya selalu mencari keuntungan. Bermodal sekecil mungkin untung sebesar-besarnya, itu harus dipahami pemerintah. Jadi pemerintah harusnya datang ke sana melakukan pendekatan bagaimana mengajak pedagang pindah kepada tempat yang disediakan," ungkap Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKB, Zaidir Albaiza SH MH, saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis 28 Juli 2016.
Saat memindahkan pedagang yang kini masih berjualan di badan jalan, menurut Zaidir, pemerintah dalam hal ini Dinas Pasar perlu lebih ramah kepada pedagang, dirangkul dan diberikan pemahaman bahwasanya lokasi yang baru sudah disediakan dan lebih nyaman.
"Jangan dipungut biaya mahal-mahal, kalau perlu digratiskan di pertama-pertama tanpa pungut apa-apa. Kita harus turut mempromosikan nanti bagaimana supaya pasar ini bisa ramai. Setelah ada keramaian, pedagang sudah laris, baru kita rundingkan bagaimana nantinya dan berapa kesanggupan pedagang untuk membayar tempat berjualan di sana untuk menyewa tempat," sarannya.
Politisi PKB ini juga berujar, di tahap awal ini biasanya pasar yang baru beroperasi belum akan ada peminatnya. Untuk itu, pemerintah harus bisa berupaya agar pasar itu ramai dikunjungi dan menciptakan inovasi agar pedagang bisa nyaman berjualan dan pembeli pun betah untuk berbelanja di pasar tersebut.
"Jangan dipandang dulu bayar sekian-sekian sehingga pedagang itu ketakutan tak sanggup menyewa atau membayarnya. Pasar baru ini biasanya sepi. orang negok-nengok saja baru, harganya murah dan belanja nyaman tidak. Makanya harus bisa pancing orang datang," tutur Zaidir.
Disinggung apakah pedagang Pekanbaru masih kurang meminati pasar higienis di Pekanbaru, Zaidir memandang hal itu tidak ada pengaruh. "Higienis tidak higienis itu tidak ada pengaruh, yang terpenting murah dan nyaman, target ekonomi menengah itu murah, barang bagus itu aja," tandasnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 29 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kajian BPPT RI, Peluang Cadangan Gas Pulau Mudo Teluk Meranti Hanya Rembesan
PANGKALANKERINCI -- Cadangan sumber daya alam (gas alam) di desa Pulau Mudo Kecamatan Teluk Meranti hanya berupa rembesan gas saja. Hal ini di dapat setelah pihak BPPT RI melakukan kroscek disana. Hal ini dibenarkan Bupati Pelalawan HM…
-
Selasa, 29 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
DPRD Riau Rekom Disperindag Turun Pasar
PEKANBARU -- Sebagai yang mewakili masyarakat di Provinsi Riau, Asri Auzar meminta pihak Disperindag meninjau sejumlah pasar di Kota Pekanbaru. Ini diminta, guna menyehatkan banyaknya kesakitan masyarakat yang mengeluhkan kenaikan harga barang yang seakan telah diujung nyawa.…
-
Selasa, 29 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Sekdakab Inhil Buka Rapat Dewan Ketahanan Pangan
TEMBILAHAN -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan MP yang diwakili oleh Plt Sekda Drs H Fauzar MP menghadiri dan membuka secara resmi rapat dewan ketahanan pangan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2015 yang mengangkat tema terwujudnya kedaulatan pangan dengan peningkatan pangan dan gizi dalam rangka mewujudkan…
-
Selasa, 29 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Hingga Akhir Tahun, Pembangunan Dua Pasar Sudah Mencapai 93 Persen
PEKANBARU -- Menjelang akhir tahun, realisasi pembangunan revitalisasi dua pasar tradisional yang pendanaan bantuan dari Pemerintah Pusat sudah mencapai 93 persen. Kepala Bidang(Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdaganga (Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, Selasa 29 Desember…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
DPRD Riau Himbau 2 BUMD Kolaps Lunasi Hutang
PEKANBARU -- Dinilai tak berkontribusi terhadap daerah, dua perusahaan besar kebanggan Provinsi Riau, PT Riau Airline (PT RAL) dan PT Riau Petrilium (RP) direkomendasi untuk ditutup. Namun demikian, berbagai hal yang menjadi tanggung jawabnya menyelesaikan sesuatu yang masih tertunggak, diminta agar segera melunasi dalam bentuk komitmen yang…
-
Sabtu, 26 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Sambut Baik Kegiatan Panen Raya Cabe Merah
PEKANBARU -- Walikota Pekanbaru,H Firdaus ST MT, menyambut baik atas Kegiatan Panen Raya Cabe merah somoga hal ini menaikan Citra Kota Pekanbaru dalam sisi budi daya Cabe merah demikian di katakannnya' Pada acara Panen raya cabe merah Kelompok Tani Pemuda Mandiri Kelurahan Muara Pajar Rumbai, Sabtu 26 Desember…
-
Rabu, 23 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Disprindag Bengkalis Temukan Produk Kadaluarsa di Swalayan MM
BENGKALIS -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkalis melakukan inspeksi mendadak di Swalayan MM di Jalan Pattimura Kota Bengkalis, Rabu 23 Desember 2015. Dari sidak tersebut, Disperindag yang didampingi Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) menemukan barang kadaluarsa yang beredar di Swalayan tersebut…
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
PWI-Chevron Gelar Diskusi Ketahanan Energi Nasional
PEKANBARU - Bertempat di Hotel Zaira Pekanbaru, Selasa 22 Desember 2015, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau bekerjasama dengan PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI), gelar Diskusi Ketahanan Energi Nasional. Sainur Arif dari PT CPI mengemukakan, diskusi ini merupakan…
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
R‎iau Harus Bangun Ketahanan Energi
PEKANBARU - Suatu negara harus memiliki ketersediaan energi dan juga kepastian suplai. Disamping mengandalkan sektor Migas, sektor lainnya seperti gheothernal juga harus dikembangkan. Hal itu disampaikan Manager PGPA PT Cevron Pasifik Indonesia (CPI), Sainur Arif dalam diskusi…
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Firdus Pastikan Pedagang Sukaramai Tidak Mendapat Bantuan dari APBD
PEKANBARU -- Sudah hampir dua pekan musibah kebakaran melanda para pedagang yang berjualan di Plaza Sukaramai. Namun sampai saat ini, belum tanda-tanda bantuak akan mereka terima dari Pemko Pekanbaru melalui SKDP-nya Dinas Pasar (Dispas). Ketua Pedagang lantai…
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Setujui Bangun TPS Diparkiran Plaza Sukaramai Pusat
PEKANBARU -- Selasa 22 Desember 2015, ratusan pedagang pusat perbelanjaan Plaza Sukaramai yang menjadi korban kebakaran mendatangi Kantor Walikota Pekanbaru untuk menyampaikan aspirasinya terkait penolakan mereka untuk direlokasi. Ketua Pedagang lantai dasar Plaza Sukaramai, Jasrul mengatakan bahwa…
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Sekdako Pekanbaru Buka Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016
PEKANBARU -- Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru HM Sukriharto MSi, secara resmi membuka Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 dengan tema "menyediakan informasi untuk pengembangan usaha dan daya saing bangsa" di Alfa hotel, selasa 22 Desember 2015. Kegiatan ini…
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Tinjau Lapangan, Komisi IV Kurang Puas Progres Jalan Lingkar
PEKANBARU -- Menjelang akhir tahun 2015, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru terus melakukan tinjauan ke lokasi beberapa proyek yang pengerjaannya memakai uang rakyat. Untuk kali ini Selasa 22 DEsember 2015 tinjauan dilakukan di pembangunan jalan lingkar Pekanbaru di kawasan industri Tenayan Raya.
-
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Inhil Buka Acara Sosialisasi KP3E
TEMBILAHAN -- Bupati Inhil, HM Wardan membuka acara sosialisasi dan rapat koordinasi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (KP3E) tahun 2015, yang mengusung tema Pemantapan Kinerja Komite Percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Kabupaten Inhil dalam menghadapi perdagangan bebas kawasan Asia (MEA) 2016.
-
Senin, 21 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
IUMK Lebihi Target
Bupati Pelalawan Terima Penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM
JAKARTA -- Bupati Pelalawan H.M Harris Menerima Penghargaan Dari Menkop dan UKM AA Ngurah Puspayoga atas prestasinya dalam Mendorong Percepatan Pemberian Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yg di Serahkan Lansung Oleh Mentri Koperasi dan UKM di Hotel Mercure Jaya Ancol Jakarta 21 Desember 2015.
-
Senin, 21 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Untuk Direvisi
Tinggal Dua Pekan, Pemprov Kembalikan UMK Pekanbaru
PEKANBARU -- Tinggal dua pekan lagi, tahun 2015 akan berakhir. Namun Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2016 sebesar Rp 2.165.435 belum juga disetujui dan bahkan draf usulan UMK dikembalikan pemerintah Provinsi Riau. Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT…
-
Senin, 21 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Silpa APBD Pelalawan Diprediksi Lebih 552 Miliar Rupiah
PANGKALAN KERINCI -- Diprediksi Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SiLPA) APBD Pelalawan tahun 2015, terhitung tinggi, yakni Rp. 552 Milyar lebih. Namun jika dibandingkan tahun 2014, terjadi penurunan, dimana pada tahun 2014, SiLPA APBD Pelalawan Rp. 660 Milyar lebih.
-
Minggu, 20 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
2016, Diskop-UMKM Rumahkan 571 Koperasi Tidak Aktif
PEKANBARU -- Tahun 20 16 mendatang, Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop-UMKM) Kota Pekanbaru akan segera membekukan 571 Koperasi yang tidak sehat. Sekretaris Diskop-UMKM Pekanbaru, Ardiansyah mengungkapkan bahwa alasan penon-aktifan koperasi tersebut disebabkan banyak koperasi yang tidak aktif…
-
Minggu, 20 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Usulkan Pedagang Memilih Tempat Lain Yang Representatif
PEKANBARU -- Permasalahan pedagang plaza sukaramai, Pekanbaru yang enggan dipindahkan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) Jalan Sam Ratulangi, mendapat tanggapan serius dari kalangan DPRD Pekanbaru. Anggota komisi II DPRD Pekanbaru, Hj Desi Susanti SSos, berpendapat, bila pedagang…
-
Jumat, 18 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Terjadi Penurunan, APBD 2016 Siak 2,5 Triliun Rupiah Disahkan
SIAK -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Jumat 18 Desember 2015 gekar agenda pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Siak 2016, besaran APBD tahun 2016 turun dibanding APBD 2015. Paripurna pengesahan APBD tersebut dipimpin…





