Dampak Kondisi Ekonomi, Harga Sembako Masih Tinggi
Rabu, 03 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sesuai Perwako Meskipun lebaran sudah satu bulan usai, namun harga sembilan bahan pokok (sembako) belum ada tanda-tanda akan adanya penurunan. Bahkan, saat ini cenderung terus alami kenaikan. Kenaikan harga tersebut ditenggarai akibat dampak kondisi ekonomi yang belum juga membaik serta.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman ketika dihubungi melalui telpon seluler, Rabu 3 Agustus 2016 mengatakan, jika penyebab kenaikan harga sembako ini dikarenakan kondisi ekonomi yang belum pulih.
"Memang kondisi ekonomi saat ini juga masih lesu. Disamping itu, Kami curiga ada moment menaikkan harga sesudah puasa dan lebaran kemarin," katanya.
Lebih jauh dikatakan Irba, jika selama ini harga akan turun seiring berakhirnya hari keagamaan seperti Ramadhan atau Idhul Fitti. Namun yang terjadi saat ini tidak demikian, justru harga mengalami kenaikan. Hal tersebut sangat dikhawatirkan adanya permainan dari spekulan terkait harga sembako yang ada dipasaran. Sehingga menyebabkan harga sembako yang ada dipasaran tidak mau turun ke harga semula.
"Sekarang ini yang bisa dilakukan Pemerintah hanyalah intervensi terhadap harga sembako yang masih naik. Kita disini juga akan bekerjasama dengan Bulog untuk mengatasi masalah ini," jelas Irba.
Selain itu, pemerintah pusat saat ini telah memikirkan cara untuk memutus 10 mata rantai penyebab harga daging menjadi naik. Dijelaskan Irba, nantinya hanya ada lima mata rantai yang diterapkan, yakni peternak, Bulog, rumah potong, asosiasi pedagang daging dan didistribusikan langsung ke masyarakat.
"Dengan diberlakukan itu, saya yakin harga daging bisa sampai Rp 80.000/Kg. Bahkan, Bulog sendiri nantinya akan menyediakan sapi sendiri untuk kebutuhan daging. Jadi, bukan hanya daging beku, namun daging segar akan menjadi peluang untuk harga turun," tutupnya.
Dari pemantauan di pasar Cik Puan Kota Penaru, diterdapat beberapa harga kebutuhan pokok di Pekanbaru masih mengalami kenaikan. Seperti harga bawang merah, saat ini berkisar Rp36 ribu per kilogramnya dari harga sebelumnya Rp34 ribu per kilogramnya.
Kemudian harga cabai merah asal Bukit Tinggi, berkisar pada harga Rp30 ribu per kilogramnya sampai Rp40 ribu per kilogramnya. Sementara untuk harga cabai merah asal Medan berkisar pada harga Rp25 ribu sampai Rp26 ribu per kilogramnya. Untuk harga cabai rawit mengalami kenaikan yakni Rp38 ribu per kilogramnya.
Sementara, untuk harga kentang juga mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu mencapai Rp15 ribu per kilogramnya. Harga tersebut mangalami kenaikan dari sebelumnya masih Rp8 ribu sampai Rp10 ribu perkilogramnya. Sedangkan untuk harga tomat masih tergolong normal, yakni Rp6 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk harga ayam potong mengalami sedikit penurunan, dari biasanya bertahan diharga Rp30 ribu, kini berkisar pada harga Rp28 ribu per kilogramnya.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pj Bupati Berharap Realisasi APBD Murni Awal Bulan 2016
BENGKALIS -- Pejabat (Pj) Bupati Bengkalis Ahmadsyah Harofie mengatakan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2016 akan dibahas setelah hasil verifikasi pengesahan APBD -perubahan 2015 masih di Pemprov Riau. Meski demikian saat ini untuk persiapan…
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Triwulan III
Ekonomi Riau Tumbuh 4,68 Persen
PEKANBARU -- Dibandingkan dengan Triwulan II, Ekonomi Riau mengalami pertumbuhan sebesar 4,68 persen pada Triwulan III tahun 2015. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Mawardi Arsyad, Kamis 5 Nopember 2015 menjelaskan, perekonomian Riau yang diukur berdasarkan besaran Produk Doomistik Regional Bruto (PDRB) atas harga berlaku…
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pangkalan Bermain, Disperindag Langsung Layangkan Surat Teguran
PEKANBARU -- Pasca ditetapkan HET gas elpiji 3 kg sebesar Rp 18 ribu baru beberapa waktu lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menilai penditsribusian gas melon sampai saat ini masih berjalan lancar. Namun bila ada masalah, pihaknya menghimbau kepada masyarkat untuk segera melaporkan bila masih terjadi…
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Gas Tiga Kilo Kembali Langka di Rohil
BAGANSIAPIAPI -- Gas subsidi tiga kilo gram (kg) di sejumlah kawasan di Kecamatan Bangko, saat ini mengalami kekurangan pasokan gas. Seperti di Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Selasa lalu. Di beberapa warung dan pangkalan gas elpiji tiga kg di Kelurahan Bagan Hulu, stok gas elpiji…
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Dispenda Perkirakan Hanya Sekitar 70 Persen PAD yang Bisa Dicapai
PEKANBARU -- Hingga minggu pertama dibulan November 2015, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru baru mencapai Rp 250 Miliar atau 50 persen dari Rp 500 Milliar yang ditargetkan. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru, Yuliasman mengakui jika realisasi penerimaan dari target keseluruhan masih…
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Jangan Meninggalkan Masa Lalu
Dewan Minta Plt Lakukan Pemilihan Dirut BUMD Baru
PEKANBARU -- Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Aherson, meminta kepada Plt Gubernur Riau (Gubri) Arsyad Juliandi Rachman untuk segera melakukan pemilihan Dirut Badan Usaha Milik daerah (BUMD) yang baru secara definitif. Pasalnya, beberapa BUMD yang ada masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Sekda Rohil Minta Dispenda Optimalkan Waktu Tersisa Dalam Mengejar PAD
BAGANSIAPIAPI -- Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hilir (Rohil) menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi (Rakoor), evaluasi instansi pengelola pendapatan asli daerah dalam rangka optimalisasi penerima pendapatan daerah tahun anggaran 2015. Kegiatan Rakoor evaluasi instansi pengelola pendapatan asli daerah ini…
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Sekda : Aset Daerah Harus Terus Bisa Terjaga
BAGANSIAPIAPI -- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Drs H Surya Arfan Msi secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Barang Milik Daerah. Dalam penyelenggaraan Pemerintah daerah, Barang Milik Daerah merupakan salah satu sumber daya yang sangat penting.
-
Rabu, 04 November 2015 - 00:00:00 WIB
Perwako Pelimpahan Izin UMKM Pada Kecamatan Tunggu Tandatangan Walikota
PEKANBARU -- Guna mengejar target dari Koperasi Provinsi dalam memberikan izin kepada 8.400 UMKM di Riau. Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru saat ini tengah mengupayakan agar kewenangan pemberian izin UMKM dapat segera di limpahkan pada Kecamatan. Sekretaris…
-
Selasa, 03 November 2015 - 00:00:00 WIB
Diperlukan Perencanaan yang Tepat Untuk Tingkatkan Sektor Pertanian
SIAK -- Agar upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pangan, perikanan dan kehutanan di Kabupaten Siak bisa berjalan optimal, dibutuhkan perencanaan yang matang. Karena itulah, Badan Pelaksanaan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan KAbupaten Siak menggelar kegiatan penyusunan program pertanian,…
-
Selasa, 03 November 2015 - 00:00:00 WIB
Badan Penyuluh Siak Telah Ajukan Penambahan Tenaga Penyuluh
SIAK -- Badan Penyuluh Kabupaten Siak, Provinsi Riau mengaku telah mengajukan penambahan sebanyak 18 orang tenaga penyuluh Ketahanan Pangan, hal itu dikarenakan terjadinya kekurangan tenaga penyuluh didaearh ini. "Memang benar bahwa di kabupaten Siak hingga sekarang ini…
-
Selasa, 03 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pemkab Inhil Diminta Gesa Serapan APBD
TEMBILAHAN -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta pemkab menggesa serapan anggaran APBD 2015, khususnya segi perekonomian. Sebab, anggaran yang diperuntukkan untuk bidang perekonomian hanya 20 persen. Artinya dengan anggaran yang tidak terlalu besar ini akan lebih cepat diresap pelaksanaannya. …
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
Oktober, Riau Deflasi 0,15 Persen
PEKANBARU -- Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Oktober 2015, Riau terjadi Deflasi 0,15 Persen. Menurut Kepala BPS Riau Mawardi Arsyad, Deflasi yang terjadi pada Oktober ini dikarenakan…
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
APBD P Inhu Disahkan Malam Ini
RENGAT – Anggaran Pendapat Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2015 direncanakan disahkan oleh DPRD Inhu pada malam ini yakni hari ini Senin 2 Nopember 2015 di kantor DPRD Inhu. Plt Sekda Pemerintah Kabupaten Inhu yang juga…
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
Koperasi Ujung Tombak Pertumbuhan Ekonomi
RENGAT -- Â Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) telah melaporkan kepada pimpinan guna untuk membuat SK bupati tenatang kemudahan perizinan bagi pelaku usaha mikro kecil yang ada di Inhu oleh camat. …
-
Senin, 02 November 2015 - 00:00:00 WIB
Disperindag Pekanbaru Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg Mentri ESDM
PEKANBARU -- Tahun 2016, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru berencana akan menambah kuota elpiji 3 Kg sebanyak 90 ribu tabung perbulannya. Kepala Bidang Perdagangan(Kabid) Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa penambahan 90 ribu…
-
Jumat, 30 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Harga Cabe dan Tomat Turun
Ekonomi Lesu Akibat Kabut Asap
PEKANBARU -- Jelang akhir bulan Oktober 2015, harga kebutuhan pokok dibeberapa pasar yang ada di kota Pekanbaru cenderung mengalami penurunan, terutama pada komoditi Cabe Merah dan Tomat. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa dipenghujung bulan ini beberapa harga komiditi sayur…
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Lima Syarat Menjadi Petani Sukses Menurut Bupati Kampar
SIAK HULU -- Bupati Kampar H Jefry Noer mengatakan jika petani ingin menjadi sukses laksanakan 5 syarat agar menjadi petani yang sukses serta masuk surga yakni, beribadah 24 jam, perbanyak berinfak, cintai pekerjaan, displin, dan jauhkan perbuatan mubazir.
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Sekda: RAPBD 2016 Secepatnya Diajukan ke Dewan
SIAK -- RAPBD 2016 nampaknya dalam waktu dekat segera akan segera diajukan ke dewan. Meski pada dasarnya angka agak berkurang dari besarnya angka pada APBD tahun 2015 lalu, tapi itu tidaklah begitu banyak. "Dengan semakin berkurangnya anggran…
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dalam Membangun Daerah
Syamsuar: Pemkab Selalu Utamakan Untuk Masyarakat
PERAWANG -- Pasar di Kampung Bunut Kecamatan Perawang yang dibangun saat ini diharapkan kelak dapat menggeliatkan roda perekonomian, serta bisa memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan yang diperlukan. Hal ini disampaikan oleh Bupati…





