TELUK KUANTAN -- Proyek  pembangunan jalan beton rigid dari kelurahan Sungai Jering - Kari kecamatan Kuantan Tengah Kuantan Singingi ( Kuansing ) dari dana APBD Riau sudah ada yang retak-retak, padahal pelaksanaannya baru pad tahun ini.

Kondisi tersebut dibuktikan saat pantauan dilapangan setidaknya terdapat beberapa titik retakan yang terlihat jelas melintang. Jika hal ini tidak diperbaiki, maka kedepan membuat jalan ini semakin cepat rusak. Pasalnya dengan kenderaan berat yang akan melintas nantinya keretakan akan semakin melebar.

Untuk semua yang terkati dalam pengawasan tersebut terutama Dinas PU Riau hendaknya turun kelapangan memantau kualitas proyek dan melakukan langkah-langkah bagaimana sejumlah retakan diperbaiki agar tidak merugikan keuangan negara.

Kajari Kuansing, Jufri, SH, MH melalui Kepala Seksi Intelijen, Revendra, Selasa 23 Agustus 2016 mengaku akan melihat dari dekat. Namun ujarnya, kemungkinan penyelidikann baru dapat dilakukan tahun 2017 mendatang.

"Ini kan masih dalam tahap pengerjaan, dan masih ada tahap pemeliharaan, tetapi kalau retakan-retakan tidak diperbaiki tentu akan Kita lihat nantinya,"ujar Revendra.    

Yang perlu hati-hati ujarnya, PA, PPK, PPTK, panitia PHO jeli menandatangani dokumen. Sebelum ditanda tangani  mereka harus memastikan dilapngan pekerjaan sesuai Bestek. 

"Pekerjaan jalan beton harus satu kesatuan, saat serah terima pekerjaan,"pungkasnya. Dari papan proyek yang ada di lokasi, proyek ini menelan dana RP 13 Milyar lebih.**(am)