DBH Riau di Pangkas, Bantuan Hibah Jadi Tumbal
Kamis, 25 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi Riau kemungkinan besar akan kembali mengorbankan dana hibah kepada organisasi masyarakat. Langkah ini terpaksa diambil karena pemotongan dana bagi hasil atau DBH Migas untuk Riau.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Ijazi mengatakan, pemerintah akan kembali mempertimbangkan masalah bantuan dana hibah kepada masyarakat, termasuk bantuan keuangan, terpaksa harus disalurkan lebih selektif.
"Jadi yang terkait dengah hibah, bantuan keuangan dan sebagainya terpaksa kita lebih selektif lagi. Sesuai dengan prioritas yang betul-betul menunjang kepada target capaian RPJM kita," ujarnya.
Sementara untuk belanja langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah terpaksa harus dilakukan rasionalisasi. Hingga saat ini Pemerintah Provinsi Riau masih menunggu pemotongan transfer anggaran dari Rp68 triliun DBH secara nasional. "Dari dana itu sampai sekarang kita belum dapat kejelasan angkanya," ujarnya.
Sementara, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau, Masperi menjelaskan, secara umum bantuan hibah tetap akan dikondisikan. Namun dia membenarkan kawa pagu anggaran untuk dana ini tidak sebesar dalam rencana sebelumnya.
"Secara umum nanti bantuan hibah itu akan dirasionlisasikan kembali. Terutama bantuan yang sifatnya hibah di SKPD masing-masing. Misalnya bantuan itu 10 juta, kemungkinan akan dikurangi, separuhnya saja yang akan disalurkan," tambahnya.
Meski demikian, kata Masperi, Pemerintah Provinsi Riau akan melayangkan nada protes kepada Pemerintah Pusat terkait dua masalah yang saat ini dihadapi Riau, yakni soal penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).
Masperi menambahkan, pihaknya bersama asosiasi pemerintah di Provinsi lain sepakat untuk melayangkan surat kepada pemerintah pusat agar mendapat kejelasan mengenai masalah ini.
"Golnya, kita berharap dana yang sudah menjadi hak kita itu disalurkan," katanya Kamis 25 Agustus 2016.
Masperi menyebutkan, kedua persoalan tenteng penundaan anggaran itu sangat memberatkan keuangan Pemerintah Riau. Hasil dari penilaian pemerinrah pusat bahwa pemerintah Riau dianggap masih sanggup membayar sisa hutang atau likuiditas. Padahal dana itu juga digunakan untuk membantu anggaran pemerintah tahun ini.**(ika)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Pemerintah Belum ada Solusi Terkait Harga Sawit Anjlok
SUNGAIPAKNING -- Petani kelapa sawit di Kecamatan Bukit Batu terus menjerit setelah harga jual sawit dari petani anjlok dan tidak sesusai biaya perawatan yang dikeluarkan. Bahkan, karena harga anjlok, petani di beberapa desa sudah tidak merawat kebun mereka. Anjloknya Harga Sawit diperparah dengan ketidakpedulian pemerintah…
-
Minggu, 18 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Disperindag Pekanbaru Cabut Izin Enam Pangkalan Nakal
PEKANBARU -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akhirnya menjatuhkan sanksi keras kepada 29 pangkalan gas elpiji 3 kg yang ada di kota Bertuah, Enam diantaranya dengan pencabutan izin. "Dari 29 pangkalan gas elpiji 3 kg yang kerap berbuat curang di Kota Pekanbaru, 6…
-
Jumat, 16 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Pekanbaru Segera Operasionalkan Bus Air
PEKANBARU -- Tidak lama lagi, bus air yang dihibahkan oleh Kementrian Perhubungan RI akan segera beroperasi di Kota Pekanbaru. Saat ini pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru sudah mempersiapkan semua kelengkapan administrasi, termasuk nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK). Kepala Dishub Pekanbaru, Aripin Harahap saat…
-
Kamis, 15 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Masuk Pekanbaru, Pertalite Bisa Dongkrak DBH
PEKANBARU -- Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru berharap Keberadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru yang non subsidi, Pertalite diharapkan dapat meningkatkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat. Sejak dikenalkan oleh PT Pertamina beberapa waktu lalu, kini Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis baru, Pertalite…
-
Kamis, 15 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Selain Padi
Kedelai Juga Potensial Ditanam di Inhil
TEMBILAHAN -- Para petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk membudidayakan tanaman kedelai. Selain padi yang menjadi tanaman andalan petani, kedelai juga dinilai sangat potensial untuk ditanam di wilayah Inhil. Hal tersebut berdasarkan pengamatan yang dilakukan di desa Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka oleh Dinas…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Selain Langka, Isi Gas Tiga Kilogram Tidak Cukup
PEKANBARU -- Tampaknya persoalan gas elpiji berwarna melon ini di Kota Pekanbaru tidak habis-habisnya. Disamping masih sulit didapatkan, masyarakat juga dirugikan ketika memperolehnya, pasalnya, isi gas bersubsidi yang diterima tidak sesuai dan berkurang separuhnya. "Udahlah antri dan menunggu berjam-jam lamanya saat membeli gas dipangkalan ini.…
-
Selasa, 13 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Desak RUPS PT RAL
Bupati Wardan Surati Plt Gubernur
PEKANBARU -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan MP berkirim surat ke Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, isinya adalah mendesak dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Riau Airlines (RAL). Plt Gubernur H Arsyadjualindi Rachman yang ditanya perihal surat tersebut membenarkannya. "Ya, memang kita ada…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Disdik Pekanbaru Belum Selesai Iventarisir Aset
PEKANBARU -- Dari 42 Satuan Kerja (Satker) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, hanya Dinas Pendidikan (Disdik) yang belum menyelesaikan iventarisir aset. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pekanbaru, Musa mengatakan bahwa iventarisir aset sudah dilakukan masing-masing Satker sejak awal tahun…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Realisasi Investasi di Pekanbaru Merosot
PEKANBARU -- Kondisi udara Kota Bertuah yang kurang kondusif akibat dari kabut asap yang berkepanjangan, ikut merosotkan realisasi investasi yang ada diKota Pekanbaru. Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Pekanbaru, M. Jamil mengatan bahwa realisasi investasi Penanam Modal Asing (PMA) maupun…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Ketergantungan
Distanak Pekanbaru Kembangkan Cabe dan Bawang
PEKANBARU -- Kerap memicu terjadinya inflasi pada saat pasokan seperti terganggu akibat cuaca. Dinas Pertanian dan Peternakan (DistanaK) Kota Pekanbaru mulai memutar otak untuk melakukan budidaya cabe merah dan bawang merah bagi para petani. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, Elsyabrina mengatakan pihaknya akan…
-
Minggu, 11 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Pertamina Harapkan Pemko Buat Kartu Kendali
PEKANBARU -- External Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I, Brasto Galih Nugroho, mengharapkan pemerintah Kota Pekanbaru segera membuat kartu kendali untuk mengendalikan peredaran gas Elpiji 3 kg. Brasto menilai kartu kendali di perlukan di pekanbaru karena terjadi Over konsumsi yang berlebihan dikarenakan adanya…
-
Jumat, 09 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kelangkaan Elpiji 3 KG Dikarenakan Kenaikan harga Elpiji 12 KG
SIAK -- Kelangkaan yang terjadi terhadap gas elpiji 3 KG di Kabupaten Siak saat ini bukan dikarenakan pasokan berkurang, melainkan terjadi akibat dampak dari kenaikan gas elpiji 12 KG. "Kenaikan gas 12 KG itu menyebabkan banyak masyarakat yang beralih menggunakan gas 3 KG, dengan demikian yang menggunakan…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
HUT Perdana
PLTBG Rantau Sakti Jadi Percontohan di Indonesia
TAMBUSAI UTARA -- Pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Bio Gas (PLTBG) berlokasi di DK-1 SKPF Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu (Rohul) kapasitas 1 mega watt (MW), dinilai berhasil. PLTGB tersebut, kini jadi pilot project atau percontohan di Indonesia. Hal itu dijelaskan Kasi Analisa dan Evaluasi…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Setahun Menumpuk
Ratusan Tiang Reklame Hasil Penertiban Segera Dilelang
PEKANBARU -- Tampaknya keinginan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Satpol PP Kota Pekanbaru untuk melakukan pelelangan tiang reklame hasil penertiban mulai menemukan titik terang. Kepala Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Riau, Wahyu Purnomo mengatakan bahwa besi-besi bekas tiang reklame tersebut bisa dilelang asalkan…
-
Rabu, 07 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
"Perizinan Pertambangan dan Energi Dilema Bagi Daerah"
PASIR PENGARAYAN -- Dengan adanya alih kewenangan dalam penerbitan izin pertambangan dan energi yang sebelumnya menjadi kewenangan Kabupaten/kota, yang harus diambil alih oleh Provinsi, dengan di berlakukannya Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) telah siap menyerahkan ke Pemerintah Provinsi Riau.
-
Rabu, 07 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Firdaus Jamin Krisis Listrik tidak Berdampak Pada Kedatangan Investor
PEKANBARU -- Kendatipun Krisis listrik tengah melanda Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menjamin hal ini tidak akan berdampak pada investor yang masuk ke Kota Bertuah. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT optimis jika krisis listrik yang sedang melanda wilayah tidak akan mempengaruhi pada investor yang…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Wajib Pajak Banyak Di Luar Kota
PAD PBB Tidak Sesuai Target
PEKANBARU -- Banyak wajib pajak yang tidak berdomisili di kota Pekabaru mengakibatkan rendahnya realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah berakhir pada tanggal 30 September lalu. Kepala Dispenda Kota Pekanbaru, Yuliasman mengakui jika rendahnya pencapaian target PBB ini disebabkan banyak wajib pajak yang tidak tinggal…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dalam Sepekan
Disperindag Pekanbaru Tegur 15 Pangkalan
PEKANBARU -- Dalam sepekan ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kota Pekanbaru sudah melayangkan surat teguran keras terhadap 15 pangkalan nakal yang ada di Kota Bertuah. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, mengatakan bahwa dalam sepekan ini pihaknya sudah menemukan 15 pangkalan yang berlaku curang,…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kemiskinan Terjadi Disebabkan Keterisoliran
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menyebut, jumlah warga miskin di beberapa daerah wilayah kabupaten Rohil dinilai telah mengalami banyak pengurangan. Dari angka 5.83 persen kini tinggal 3.75 persen. Hal ini tidak lepas dari upaya Pemerintah Rokan Hilir membuka akses di sejumlah daerah terisolir, terutama…
-
Kamis, 01 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Kembali Raih WTP ‎
BENGKALIS –- Bersama 150 bupati dan 50 walikota se-Indonesia, Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, direncanakan akan mengikuti Rapat Kerjas Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2015 di Jakarta. Rakernas yang dipaduserasikan dengan kegiatan penyerahan piagam penghargaan kepada 150 bupati dan 50 walikota yang…



