• Tengku Azwendi Fajri

PEKANBARU -- Capaian target pajak restoran di Kota Pekanbaru disebut tidak sesuai harapan. DPRD menilai kondisi ini sangat kontras dengan kondisi di lapangan, dimana semakin hari semakin banyak restoran bermunculan.

"Perihal kebocoran ini terjadi karena sistem penarikan, penghitungan dan pendataannya tidak tepat," tuding Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, Rabu 7 September 2016.

Dikatakan Aswendi, tidak memuaskannya capaian pajak restoran membuktikan bahwa instansi teknis lemah dalam melakukan pengawasan dan penindakan serta pendataan tidak jelas.

Tidak hanya pajak restoran saja yang menjadi sorotan, bahkan pajak tempat hiburan dan juga pajak hotel pun dinilai demikian. Dan ini menjadi penyebab target PAD tidak pernah tercapai, karena banyak yang bocor. Maka itu juga diminta Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) harus punya database semua potensi pajak.

"Dari kabar ini, soal pajak restoran dan rumah makan, serta hotel dan tempat hiburan itu, sudah menjadi atensi dari DPRD Kota Pekanbaru khususnya Komisi II, karena tidak mencapai target dan terjadi banyak kebocoran," tegas politisi Demokrat tersebut.