Jadikan ikon Wisata, Pekanbaru tata Pinggiran Sungai Siak
Sabtu, 25 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Cukup banyak pembangunan yang terlihat selama masa kepemimpinan Firdaus-Ayat. Seluruh pembangunan ini dilakukan untuk terwujudkan Kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan yang madani.
Salah satu pembangunan yang saat ini terlihat adalah di kawasan Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan atau tepatnya di pinggiran Sungai Siak.
Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT menegaskan pihaknya akan menjadikan kawasan pinggiran Sungai Siak tersebut sebagai salah satu ikon wisata di Kota Pekanbaru. Kawasan tersebut akan dijadikan sebuah tempat menarik dengan mengedepankan nilai sejarah dan akan dibangun kota diatas air (water front city).
"Rencana ini masih dalam proses karena masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan seperti masalah pembebasan tanah dan aset masyarakat di sekitar kawasan itu," terang Firdaus.
Firdaus mengatakan rencana tersebut sudah dimulai bersama Ketua RT, Ketua RW dan Lurah Kampung Bandar. Nantinya, sambung Firdaus, kawasan pinggiran Sungai Siak ini akan dibangun sebuah venue wisata Pekanbaru dan dihadirkan taman-taman indah dan kota di atas air (water front city).
"Kita ingin menjadikan kawasan pinggiran Sungai Siak ini menjadi salah satu tujuan dan ikon wisata Kota Pekanbaru. Apalagi Senapelan ini kan kental dengan nilai sejarahnya. Selain itu juga akan kita bangun mesjid untuk wisatawan yang akan berkunjung," ucapnya.
Semua rencana itu, lanjut Firdaus, sudah memiliki kemajuan terhadap proses pembebasan beberapa aset masyarakat yang akan diambil alih Pemerintah Kota Pekanbaru. Seperti, rumah tradisonal yang dulunya merupakan tempat rumah singgah Sultan Siak yakni Tuan kadi saat berkunjung ke Pekanbaru, pemukiman penduduk atau sebuah blok kawasan kumuh disamping jembatan leighton, maupun tanah warga yang berada sekitaran pinggir sungai.
Didepan kawasan wisata ini tertulis jam operasional kawasan yakni dari pukul 07.00 hingga 23.00 WIB. Pengunjung yang membawa kendaraan juga dikenakan tarif parkir sebesar Rp 1000 untuk roda dua dan Rp 4000 untuk roda empat. Pungutan biaya parkir tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan objek wisata di Kampung Bandar.
Selain itu, pengunjung juga diingatkan untuk tetap menjaga kebersihan dan kesopanan selama berada di kawasan wisata Kampung Bandar.
Meski menemui kendala dilapang, Firdaus mengaku akan diusahakan dapat dituntaskan secara baik. Dan sejauh ini tinggal menunggu administrasi dari delapan Kepala Keluarga (KK) saja yang rumah atau lahannya akan dibebaskan. Selain itu semuanya sudah hampir menuju titik terang dan hanya tinggal melanjutkan.
“Berdasarkan laporan ke RW yang saya terima, alhamdulilah delapan kepala keluarga sudah setuju untuk dibebaskan, tinggal admistrasinya saja yang akan diurus. Kalau kendala, mungkin mencari ahli warisnya ya, karena anak-anak mereka sudah banyak yang tak tinggal di sini. Namun itu semua sudah diselesaikan,"katanya.**(adv/Humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 06 Agustus 2015 - 00:00:00 WIB
DPRD Rohil Lakukan Reses Tahap Kedua
BAGANSIAPIAPI -- Reses tahap kedua anggota DPRD Rohil dimulai pada tanggal 4 Agustus 2015. Sebelumnya reses tahap pertama telah berlangsung pada bulan April 2015 lalu. Artinya reses dilakukan setiap masa sidang yang dibagi menjadi tiga kali dalam setahun. Demikian hal itu dipaparkan anggota DPRD Rohil,…
-
Rabu, 05 Agustus 2015 - 00:00:00 WIB
Paskibraka Intensif Berlatih
BAGANSIAPIAPI -- Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Rohil jelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 70, pada 17 Agustus, semakin intensif berlatih. Latihan baris berbaris, mengibarkan dan menurunkan bendera dilakukan di Lapangan Taman Budaya, Bagan Centre. Pelatih Paskibraka Rohil 2015 ini terdiri…
-
Rabu, 05 Agustus 2015 - 00:00:00 WIB
Pemerintah Diminta Berikan Solusi Untuk Petani Sawit
BAGANSIAPIAPI -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir meminta Pengusaha agar mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) tanda buah sawit (TBS) guna meningkatkan pendapatan petani sawit. DPRD juga meminta mencarikan jalan atau solusi yang tepat agar kejadian tahunan tersebut tidak melekat pada hasil panen…
-
Selasa, 04 Agustus 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri Buka Pencanangan BBGRM, Pemprov Siap Dukung Daerah Pro Rakyat
BAGANBATU -- Plt Gubernur Riau, Ir H Arsyadjuliandi Rahman secara resmi membuka pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) provinsi Riau ke 12 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 43. Puncak acara yang dipusatkan dilapangan sepakbola Bagan Sapta Permai, kecamatan Bagan Sinembah, Selasa 4 Agustus…
-
Selasa, 04 Agustus 2015 - 00:00:00 WIB
Kendalikan Suhu Politik Pilkada
BAGANSIAPIAPI -- Anggota DPRD kabupaten mengajak kepada elemen masyarakat, simpatisan dan partai politik lainnya untuk agar bisa mengendalikan hawa politik atau mengkondusifkan situasi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hingga pada perhelatan Pilkada. Demikian hal itu diminta anggota DPRD Rohil, Ucok Mukhtar mengingat proses perjalanan Pilkada…






