Pemprov Riau Dukung Program Pembangunan Sejuta Rumah
Senin, 31 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi Riau mendukung penuh pelaksanaan Program pembangunan satu juta rumah untuk rakyat yang akan dilaksanakan pemerintah pusat tahun ini. Bahkan dalam mensukseskannya Pemprov Riau bersedia berkolaborasi dengan developer dan pihak terkaitnya dalam mensukseskan program tersebut.
Salah satunya seperti yang dilakukan Pemprov Riau beberapa waktu lalu dengan mengadakan acara Silaturahmi Developer Gathering bersama Bank BTN, BPJS dan BAPERTARUM, di salah satu Hotel di Pekanbaru.
Kegiatan tersebut merupakan sebagai upaya untuk mendorong peran dan konstribusi seluruh elemen masyarakat dalam rangka menciptakan pertumbuhan ekonomi yang sehat, yaitu pertumbuhan yang bukan hanya fokus pada catatan profit saja. Namun juga memperhatikan aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Silaturahmi dengan para Pengembang Perumahan, Bank BTN, BPJS dan Bapertarum.
Dalam kesempatan itu dengan tegas Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman menyatakan, pihaknya siap memberikan dukungan terhadap upaya Real Estate Indonesia dalam pengembangan pembangunan perumahan.
Karena dijelaskannya, tujuan dari pembangunan pemukiman perumahan di Provinsi Riau ini adalah untuk mengurangi backlog atau kekurangan ketersediaan rumah yang saat ini mencapai 15 juta unit rumah.
Target unit rumah yang akan oleh Pemprov Riau itu adalah terdiri dari 603.516 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan juga 396.484 unit untuk non MBR.
Pemprov Riau bersama-sama dengan Perumnas, Pengembang, BPJS Tenaga Kerja, Pemda, Asosiasi Pegembang REI dan APERSI, serta masyarakat diharapkan dapat bahu membahu memenuhi kebutuhan masyarakat akan rumah.
Andi Rachman mengatakan, potensi investasi perumahan di provinsi tersebut cukup besar. Beberapa area strategis yang ada di daerah tersebut tidak hanya memberikan potensi ekonomi yang sangat besar, melainkan juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarat Riau.
Salah satu potensi tersebut adalah dalam pengembangan perumahan. "Jangan sampai peluang ini hanya dilewatkan begitu saja," katanya.
Untuk itu, dia menyambut baik dan memberikan apreasiasi kepada pengurus REI, khususnya di Riau.
"Pihak Real Estate Indonesia (REI) Pekanbaru Provinsi Riau akan membuat rumah impian bagi kaum dhuafa, sementara pemerintah daerah setempat berkontribusi untuk membangun akses jalan menuju pemukiman itu," pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (Ciptada) Riau Dwi Agus Sumarno menjelaskan, Pemprov Riau berencana melanjutkan program pengembangan rumah layak huni (RLH). Hal Ini dilakukan guna menuntaskan kemiskinan di Provinsi Riau. Program tersebut akan terbagi untuk usia tua dan usia muda.
Dia mengatakan, saat ini program tersebut sedang dimatangkan Pemerintah Provinsi Riau. Hanya saja proses realisasi pengajuan program itu harus diketahui Pemerintah Daerah.
"Untuk merealisasikannya proses pengajuan program tetap diketahui pemerintah kabupaten dan kota," sebut Dwi.
Dijelaskannya, Dinas Ciptada Riau memberikan bantuan setelah adanya pengajuan masyarakat yang diketahui pemerintah kabupaten kota sesuai prosedur dan mekanisme penerimaan bantuan.
Nantinya program RLH untuk masyarakat usia tua dimaksud adalah, masyarakat miskin yang sudah tidak mampu lagi untuk membangun rumah. Seperti janda yang rata-rata usianya sudah 45 tahun keatas dan hingga kini belum memiliki rumah.
"Ini untuk membantu masyarakat. Jadi masyarakat juga bisa langsung mengajukan pada Ciptada Riau. Tapi dengan persyaratan diketahui RT, RW dan warga lingkungan yang bisa memastikan masyarakat itu wajar atau wajib dibantu, dengan bukti ada surat pernyataan dari warga yang dilengkapi dengan tanda tangan,” katanya.
Sementara itu untuk perumahan pemukiman untuk kalangan muda, bantuannya akan diberikan dengan program rumah murah yang disubsidi pemerintah. Dengan persyaratan penghasilan masyarakat itu tidak lebih dari Rp1.500.000,- perbulan.
"Untuk kaula muda yang dimaksud itu dengan batas usia 28 hingga 45, dimana sebelum mendapatkan rumah pemukiman itu, mereka ditempatkan dulu di rumah susun (rusunawa) lebih kurang 2 tahun tanpa harus membayar sewa, kecuali pembayaran yang dipakai sendiri seperti listrik dan kebersihan,"sebut mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau tersebut.**(Adv/Humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Jumat, 22 April 2016 - 00:00:00 WIB
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan
Pekanbaru Terapkan PPK-BLUD Untuk Naikkan Level Puskesmas
PEKANBARU -- Pemerintah Kota Pekanbaru terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat diberbagai kalangan, diwujudkan dengan berbagai program guna menjadikan Pekanbaru sebagai kota metroplitan yang madani. Dibawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus, banyak terobosan yang sudah dilakukan.…
-
Jumat, 22 April 2016 - 00:00:00 WIB
SKPD Diminta Tingkatkan Pembinaan
TEMBILAHAN -- DPRD Inhil menilai oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer sering keluyuran saat jam kerja karena kurangnya pembinaan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Untuk itu, perlu langkah extra dan konkrit dari pihak terkait. "Satpol…
-
Kamis, 21 April 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Wardan Hadiri Israk Miraj di Masjid Jamik Reteh
RETEH -- Rabu 20 April 2016 Bupati Inhil HM Wardan menghadiri peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW, yang ditaja oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bekerjasama dengan pengurus Masjid Besar Jami' dan BKMT Kecamatan Reteh dengan tema "Makmurkan Masjid Hidupkan Jama'ah" …
-
Rabu, 20 April 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Suyatno Tinjau Pelaksanaan Ujian Seleksi Masuk PT UGM
BAGANSIAPIAPI -- Sebanyak 39 siswa pilihan di Rokan Hilir mengikuti ujian seleksi masuk Perguruan Tinggi (PT) Universitas Gajah Mada (UGM) melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK). Siswa tersebut siswa yang berprestasi disekolahnya seperti juara umum,juara 1,2 dan 3 dari masing-masing sekolah se-Rokan Hilir.
-
Rabu, 20 April 2016 - 00:00:00 WIB
Wardan Jenguk Rafi, Penderita Gizi Buruk
TEMBILAHAN -- Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan didampingi sejumlah pejabat menjenguk M Rafi, bocah malang dari Desa Teritif Bakau Lurus Kecamatan Kateman yang saat ini dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan karena menderita gizi buruk, Rabu 20 April 2016.
-
Selasa, 19 April 2016 - 00:00:00 WIB
BPMPD Inhil Tengah Evaluasi Kinerja Pendamping Desa
TEMBILAHAN -- Lambannya dikeluarkan SK Pendamping Desa sehingga menimbulkan keresahan bagi yang bersangkutan disebabkan saat ini Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir tengah melakukan evaluasi kinerja pendamping desa. "Saat ini kita sedang melakukan…
-
Senin, 18 April 2016 - 00:00:00 WIB
Sekda Said Syarifuddin Lantik Pengurus GOW Inhil
TEMBILAHAN -- Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil Said Syarifuddin melantik Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Inhil masa Bhakti 2016-2020 di Gedung Wanita Tembilahan, Senin 18 April 2016. Dalam sambutannya Said Syarifudin mengatakan jika wanita memiliki peran yang…
-
Senin, 18 April 2016 - 00:00:00 WIB
Suyatno: Orang Tua Harus Pegang Tiga Hal Penting
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno berpesan kepada orang tua siswa agar orang tua harus terus mendidik anak-anak, dan harus senantiasa memberikan kasih sayang kepada anak. sebab katanya,dalam membesarkan dan mendidik anak, orang tua harus…
-
Minggu, 17 April 2016 - 00:00:00 WIB
Wardan Ingin Kedatangan PT BAR Bawa Keuntungan Bagi Masyarakat
TEMBILAHAN -- Kedatangan PT Bintang Alam Raya (BAR) yang merupakan cabang dari Bataya Nusa Group di Kabupaten Inhil diharapkan bisa membawa keberuntungan untuk kedua pihak, baik perusahaan maupun masyarakat. Penegasan itu disampaikan Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan…
-
Sabtu, 16 April 2016 - 00:00:00 WIB
Inhil Masih Bergantung Provinsi Dan Pusat
TEMBILAHAN -- Sudah setengah abad berdiri nya Kabupaten Indragiri Hilir atau yang juga dikenal sebagai Negeri Seribu Parit. Meski sudah cukup tua, namun Inhil masih belum terlalu mandiri dalam melaksanakan pembangunan. Sejauh ini, Inhil masih sangat ketergantungan…
-
Sabtu, 16 April 2016 - 00:00:00 WIB
Menkumham RI Datang ke Rohil, Kunjungi Rutan Terpadat di Indonesia
BAGANSIAPIAPI -- Mentri Hukum dan HAM RI, Yasonna Hamonangan Laoly SH MSc PhD, tinjau Rumah Tahanan (Rutan) Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Sabtu 16 April 2016. Kunjungan ini merupakan langkah untuk mencari solusi terkait kondisi rutan Bagansiapiapi yang sudah 'over' kapasitas.
-
Sabtu, 16 April 2016 - 00:00:00 WIB
Ketua IMI Riau Lantik IMI Korwil Rohil
BAGANSIAPIAPI -- Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau Agung Nugroho melantik Arie Sumana SE sebagai Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) IMI Rokan Hilir (Rohil) masa bakti 2016-2019, Jum'at 15 April 2016 malam di gedung serbaguna Bagansiapiapi. Pelantikan…
-
Jumat, 15 April 2016 - 00:00:00 WIB
Laporkan Keuangan Pada BPK, Wardan Sampaikan Potensi Inhil
TEMBILAHAN -- Bupati Indragiri Hilir HM Wardan menyerahkan laporan keuangan tahun 2015 kepada Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan Provinsi Riau yang langsung diterima kepala Perwakilan Harry Purwaka, Jumat 15 April 2016 di Pekanbaru. Pada penyerahan laporan keuangan tersebut…
-
Kamis, 14 April 2016 - 00:00:00 WIB
Kembangkan Produk Lokal Perlu Bantuan Bapak Angkat
TEMBILAHAN -- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Inhil Zulaikhah Wardan mengatakan untuk mengembangkan produk asli daerah perlu dibantu oleh 'bapak angkat' yakni perusahaan-perusahaan yang ada di Inhil. Hal itu disampaikannya saat mendampingi Mendampingi Ketua Dekranasda…
-
Kamis, 14 April 2016 - 00:00:00 WIB
Penghulu dan Lurah Diminta Berhati-hati Gunakan ADD
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno meminta kepada seluruh camat agar proaktif melakukan pemantauan masing-masing datuk kepenghuluan maupun kelurahan terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2016 ini. "Kita mengharapkan jangan sampai terjadi hal-hal yang…
-
Rabu, 13 April 2016 - 00:00:00 WIB
Kerja Enam Hari, Setda Rohil: Belum ada Edaran Dari Menteri Terkait
BAGANSIAPIAPI -- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) belum mewacanakan pemberlakukan enam hari kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Hingga saat ini, Pemkab masih tetap mengacu pada peraturan Bupati Nomor 21 Tahun 2015 yang memberlakukan Lima hari kerja sejak tanggal 1 Agustus 2015. …
-
Rabu, 13 April 2016 - 00:00:00 WIB
Wardan Ingin Kepala SKPD Bantu Tangani Masalah Desa Perigi Raja
TEMBILAHAN -- Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan mengajak Kepala SKPD untuk mencari solusi guna menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Perigi Raja Kecamatan Kuindra. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara temu wicara dengan masyarakat desa…
-
Selasa, 12 April 2016 - 00:00:00 WIB
Guru Diminta Kerja Sepenuh Hati
TEMBILAHAN -- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil Syaifuddin, menghimbau seluruh tenaga pendidik atau guru yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal. Dikatakan Syaifuddin, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,…
-
Selasa, 12 April 2016 - 00:00:00 WIB
Badan Kesbangpollinmas Rohil Taja Sosialisasi Pembauran Kebangsaan
BAGANSIAPIAPI -- Kepala Badan Kesatuan Bangsa, politik dan PErlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Rokan Hilir (Rohil) Suwandi secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Percepatan Proses Pembauran di Lingkungan Masyarakat Riau dan Pemberian Tanda Penghargaan Pembauran Tahun 2016. Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh…
-
Selasa, 12 April 2016 - 00:00:00 WIB
Legislator Rohil Minta Pasien Gizi Buruk Dirujuk ke Pekanbaru
BAGANSIAPIAPI -- Guna mengatasi pasien gizi buruk bisa maksimal. Oleh karena iti, Anggota DPRD Rokan Hilir, Imam Suroso,SE menginginkan dapat dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru. "Kita sangat prihatin melihat kondisi pasien gizi buruk (Roni). Dan perlu…






