Saat ditemui di kantor Camat Siberida Rabu 9 Nopember 2016 Marikun menyatakan bahwa pihaknya pernah menindak lanjuti laporan masyarakat terkait hal tersebut.
"Saya turun bersama lurah Pangkalan Kasai beberapa waktu yang lalu, namun tidak berhasil bertemu dengam pihak management perusahaan", terangnya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari warga sekitar, memang ada kegiatan didalam ruko 2 lantai yang ada di jalan Lintas Timur tersebut, namun bukan aktifitas kantor, melainkan hanya sebagai tempat menginap bagi karyawan PT. BIM.
"Tempat tersebut lebih mirip mess, atau tempat menginap karayawan", ujarnya lagi.
Namun dirinya berjanji akan menindak lanjuti masalah ini dan akan menyampaikan kepada pimpinannya yaitu Camat Siberida Triyatno, singkatnya.** (man)








