PEKANBARU -- Saat ini ojek online mulai beroperasi di Kota Pekanbaru. Layanan ojek online dengan nama "Koujek" yang melayani jasa transportasi dan transportasi umum tersebut, berkantor di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru. Operasional "Koujek" sendiri, dimulai dari mulai pukul 09.00-21.00 WIB

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga SE, mengatakan, keberadaan ojek online saat ini di Kota Pekanbaru, perlu ditinjau ulang. Sebab, kebutuhan tentang ojek online ini belum terlalu mendesak di Kota Pekanbaru.

"Saya pikir belum pantas (ada ojek online,red). Karena kota kita ini sudah banyak ojek tradisional yang berada di persimpangan jalan," ucap Jhon Romi Sinaga, kepada wartawan, Selasa 22 Nopember 2016.

Jhon Romi juga menyebut, kehadiran dan kebutuhan untuk ojek online saat ini tidak sesuai dengan pertumbuhan kota Pekanbaru. Karena dengan jumlah penduduk pekanbaru diangka 1 juta penduduk berbeda dengan jumlah penduduk di jakarta diangka 2,5 juta penduduk.

"Sekarang ini, untuk kendaraan roda dua, masyarakat pekanbaru sudah memiliki kendaraan sendiri. Pekanbaru ini tidak terlalu macet, tidak sama seperti di Jakarta," tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta masuknya jasa ojek online, harus ditinjau izin operasionalnya dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru.

"Intinya ojek online harus dikaji dulu, apa sudah layak atau tidak. Pemko harus bersikap tegas. Kalau disamakan dengan kota jakarta, saya kurang setuju," ucapnya.