Menjual Gelar Adat Ke Warga Negara Asing
Keluarga Besar Kerajaan Indragiri Mengutuk Kelakuan Tengku Parameswara
Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB
RENGAT -- Rencana Penobatan Sultan Kerajaan Indragiri Sampai saat ini masih dalam penentuan dan kesepakatan. Sehingga tidak ada acara satu pun tentang penobatan dan acara sakral lainnya di istana Indragiri.
Kemudian, dengan adanya kabar bahwa Tengku Parameswara adalah sultan Indragiri itu tidak lah benar . Karena penabalan Sultan menurut adat keluarga besar kerajaan bahwa Sultan disetujui oleh keluarga besar. Hal ini di tegaskan oleh Ketua Dewan Penasehat Forum Kekerabatan Kesultanan Indragiri (FKKI), HR. A Rivai'e Rachman.
Rivai'e Rachman Menegaskan bahwa adat istiadat Kerajaan Indragiri sama dengan adat istiadat Kerajaan Malaka. Oleh karena itu, Tengku Parameswara bukanlah Sultan Indragiri yang Syah. " Pengangkatan Sultan Indragiri itu harus disetujui oleh Keluarga Besar Kerajaan, Kemudian setelah dikukuhkan barulah tradisi dari suku talang mamak melakukan junjung duli, " ujar Rivaie Rachman.
Dikatakannya lagi, Keluarga Besar Kerajaan Indragiri sangat menyayang kan Kelakuan Tengku Parameswara yang dengan lancang menjual gelar kepada masyarakat, apalagi kepada warga Negara asing. " Kami Keluarga besar Kerajaan sangat mengutuk kelakuan Parameswara yang lancang menjual gelar adat, dalam sejarah adat istiadat kerajaan Indragiri tidak pernah ada istilah menjual gelar, ini merupakan suatu penipuan dan kalau dibiarkan terus akan menjadi aib keluarga besar," tutup Rivaie Rachman.
Sementara itu, Ketua Forum Kekerabatan Kesultanan Indragiri (FKKI), HR Maizir Mit SE MBA Mengatakan Bahwa Tidak benar Sultan Indragiri telah dinobatkan, karena Penetapan Sultan masih dibahas oleh keluarga besar Kerajaan Indragiri.
Dikatakannya lagi, Sosok Seorang Sultan itu adalah Tokoh adat yang Beradat, santun, tidak berbuat yang bukan-bukan. " Sultan adalah Tokoh Adat Negeri Melayu yang harus Faham dengan Khasanah Melayu, Melayu itu sangatlah santun, arif dan bijaksana," tegas Maizir Mit.
Senada dengan Ketua Dewan Pembina FKKI, HR. Maizir Mit sangat menyesalkan perbuatan Tengku Parameswara yang ingin menabalkan dirinya menjadi Sultan Indragiri secara sepihak dan diam-diam. "Parameswara itu seperti orang yang tidak beradat, tidak mempunyai etika dalam keluarga besar kerajaan. Parameswara telah melukai marwah tokoh-tokoh Pembesar kerajaan Indragiri, Di FKKI ini ada Semuanya tergabung tokoh dan sesepuh Kerajaan, ada bapak Rivaie Rachman, Pak Mambang Mit, Pak Arsyad Rahim, Pak Encik Hasyim, Pak Marjohan Yusuf, Pak Tengku Razmara dan tokoh lainnya. Seharusnya dia Silaturahmi dan minta Izin dulu sama keluarga besar. Apalagi tujuan dirinya menjadi Sultan Sudah Merusak dengan diduga menjual gelar ke Warga Negara Asing," ujar Maizir Mit saat didampingi Humas FKKI, Fadila Saputra.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 07 September 2016 - 00:00:00 WIB
Kunker ke Siak, Kajati Riau Sambangi Istana Siak
SIAK -- Rombongan Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau melakukan Kunjungan Kerjanya ke kantor Kejaksaan Negeri Siak, Selasa 6 September 2016. Setelah itu, rombongan menyempatkan untuk mengunjungi Istana Kerajaan Siak Aserrayah Al Hasyimiah. Dalam kesempatan tersebut disambut langsung Bupati…
-
Senin, 05 September 2016 - 00:00:00 WIB
Bazar LMB Bengkalis, Persembahkan Kesenian Melayu Suku Asli
BENGKALIS -- Berbagai kesenian kerakyatan yang ada di Provinsi Riau, yang identik dengan budaya melayu dan golongan suku asli, kini sudah mulai punah dimakan zaman. Sehingga Dewan Pimpinan Daerah-Laskar Melayu Bersatu (DPD-LMB) Kab. Bengkalis, berupaya mengangkat berbagai kesenian tersebut, agar tetap lestari sampai turun-temurun.
-
Jumat, 02 September 2016 - 00:00:00 WIB
Pariwisata Riau Berjaya di Matta Fair
PEKANBARU -- Provinsi Riau terus berbenah dalam meningkatkan promosi potensi pariwisata. Hal ini juga menjadi wujud tindaklanjut Riau menyapa dunia yang telah mendapat respon positif dari Pemerintah Pusat. Dalam implementasinya, Provinsi Riau ikut serta pada Pameran MATTA…
-
Senin, 29 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Syamsuar: Dongkrak Sektor Wisata, Budaya Lokal Harus Dijual
SIAK -- Penat dan letih yang dirasakan panitia pelaksana kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI Nasional yang usai dilaksanakan kemarin, terobati dengan sukses yang diraih Siak sebagai tuan rumah. Bahkan, Kabupaten Siak menuai banyak pujian dari peserta provinsi lain. …
-
Minggu, 28 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Dikalahkan Jalur Andalan Kuansing
Jalur Dewi Putri Datuk Lintang Desa Danau Baru Raih Juara ll
RENGAT -- Jalur Dewi Putri Datuk Lintang dari desa Danau Baru Kecamatan Rengat Barat kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akhirnya hanya meraih juara kedua pada Iven Pacu Jalur Taluk Kuantan yang berlangsung di Tepian Narosa Taluk Kuantan kabupaten Kunatan Singingi (Kuansing) 2016. …
-
Minggu, 28 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Siak Rebut Juara Pertama Festival Teater Remaja se Riau
PEKANBARU -- Pelaksanaan Festival Teater Remaja 2016 se Provinsi Riau, berakhir Sabtu 27 Agustus 2016 malam. Siak berhasil keluar sebagai yang terbaik untuk kategori pementasan teater terbaik. Festival taeter yang diikuti oleh 12 dari kabupaten/kota se Riau…
-
Minggu, 28 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Festival Teater 2016 se Riau, Sanggar Petak Semai Raih Terbaik II
PEKANBARU -- Perhelatan Festival Teater 2016 Se-Riau telah resmi ditutup oleh Dewan Juri malam ini di Gedung Taman Budaya, jalan Jend. Sudirman, Pekanbaru. Utusan dari Kabupaten Bengkalis tampil menjadi terbaik II (dua) dalam perhelatan tersebut, yang disajikan oleh penampilan dari Sanggar Petak Semai, Kecamatan Rupat Utara, Sabtu…
-
Sabtu, 27 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan
Pusat Ikut Promosikan Pacu Jalur Riau
PEKANBARU -- Upaya Pemerintah Provinsi Riau menggelorakan tagline Riau menyapa dunia mendapat respon positif pusat. Ini terlihat dengan dukungan promosi yang dilakukan Pemerintah Pusat di beberapa sektor yang diyakini dapat berkontribusi dalam meningkatkan wisatawan ke Riau. Salah satu dukungan diberikan dalam pengembangan destinasi wisata pacu jalur.
-
Sabtu, 27 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Mekka: Mari Kembali Kembangkan Seni Teater
PEKANBARU -- Provinsi Riau dikenal dengan kaya akan kebudayaan dan seni, namun kemajuan zaman, membuat beberapa kebudayaan tersebut berangsur mulai hilang, atas dasar itulah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Musem dan Taman Budaya, menggelar Festival Teater Remaja 2016 se Provinsi Riau.…
-
Rabu, 24 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
198 Jalur akan Berpacu Dihari Pertama FPJ 2016
TELUK KUANTAN -- 198 buah jalur dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten lainnya di Provinsi Riau dipastikan akan berpacu pada hari pertama Festival Pacu Jalur (FPJ) 2016 yang diselenggarakan di gelanggang pacu Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kamis 25 Agustus 2016 besok.



