PEKANBARU -- Seperti biasa,  melang masuknya bulan suci Ramadan. Pekanbaru menjadi tempat primadona para gelandangan dan pengemis (Gepeng) untuk mengais belaskasih. Bahkan para gepeng akan mudah ditemukan dipersimpangan lampu merah dan mesjid-mesjid. 

Guna mengantisipasi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Chairani mengatakan bahwa pihaknya bersama Satpol pp akan melakukan razia dan pemantauan para gepeng yang ada di Pekanbaru.

"Biasanya jelang puasa Gepeng ini mulai menjamur di Pekanbaru. Untuk itu, kami bersama Satpol PP akan melakukan koordinasi untuk memantauan mereka, sebelum dilakukan penertiban,"ujarnya,  Selasa 25 April 2017.

Ditambahkan Chairani, bagi Gepeng yang tertangkap nantinya akan dibina di Shalter Loka Bina Karya (LKB) yang berada di Kecataman Bukit Raya.

"Dalam menertibkan Gepeng, kami tidak bisa sendiri. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP Pekanbaru untuk turut menertibkan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial," tegasnya. 

Ditempat berbeda,  Kepala Badan (Kaban) Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, jika pihaknya akan melakukan penertiban para gepeng di sejumlah titik yang ada di Pekanbaru. 

"Ini akan menjadi perhatian buat kita menjelang masuknya bulan suci Ramadan. Sebenarnya, panomena gepeng ini akan tetjadi di seluruh kota besar bukan hanya di Pekanbaru saja. Meski demikian kita tidak akan lengah dan akan menjadi perhatian utama kita disamping penetiban panti pijit, pekat dan sebagainya," paparnya. 

Zulfahmi menambahkan, selain melakukan penetiban dan razia. Petugas Satpol PP setiap harinya terus melakukan patroli di sejumlah titik untuk memantau keberadaan Gepeng, PKL dan juga anak punk. "Dalam melakukan penertiban dan razia, kita akan tetap melakukan koordinasi dengan instasi terkait yakni Dinsos, " jelasnya.

Zulfahmi juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan kepada para gepeng dalam bentuk apapun. "Kita juga minta partisifasi masyarakat untuk tidak memberi kepada Gepeng yang berkeliaran di jalan raya dalam bentuk apa pun. Jika ingin menyumbang kita anjurkan pada tempat yang dilegalkan, "harapnya.**(saf)