• H Suyatno

BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir, H Suyatno mengharapkan masyarakat bersikap proaktif dalam memberikan pemikiran, dukungan dan sekaligus pemahaman serta memperoleh kesepakatan bersama dalam upaya implementasi kebijakan untuk bersama-sama mewujudkan sebuah perencanaan partisipatif yang mampu mengadopsi kebutuhan dan mencarikan solusi penyelesaian permasalahan pembangunan secara keseluruhan di wilayah desa/kelurahan dan kecamatan pada khususnya dan Kabupaten Rohil pada umumnya.

Ia menjelaskan,bahwa sebelumnya Musrenbang RKPD kabupaten di kecamatan telah disusun daftar usulan kegiatan prioritas diwilayah kecamatan menurut SKPD penanggungjawab kegiatan yang tersusun dari hasil musrenbang desa/kelurahan, dan diharapkan para pemangku kepentingan untuk melakukan pembahasan dan menyepakati hasil musyawarah perencanaan pembangunan daerah yang dituangkan dengan berita acara.

Khusus kepada anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir daerah pemilihan (Dapil) kecamatan masing-masing dapil, Bupati mengharapkan agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya musyawarah ini untuk dapat menyerap dan menggali komponen yang dapat menjadi potensi dalam kaitannya dengan perencanaan program dan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, guna peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di Negeri Seribu Kubah.

"Kami sangat berterimakasih kepada Provinsi, karena tahun lalu dan tahun ini sangat banyak dana yang masuk diantaranya 2016 lalu mencapai Rp123 Milyar dan tahun ini Rp81 milyar," ujar Suyatno.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rokan Hilir, terangnya mengalami defisit yang sangat menurun drastis, bahkan lebih parah dari tahun sebelumnya sehingga memang harus sangat berhemat. Namun disisi lain aspek pembangunan yang harus mendapatkan penanganan pemerintah cakupannya amatlah luas dan tidak terbatas.

Sehingga dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan yang hendak diusulkan seyogyanya harus berorientasi pada skala prioritas sesuai kebutuhan masyarakat.Atas dasar itulah untuk mewujudkan keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan penganggaran serta implementasinya dilapangan, senantiasa harus mengacu kepada tema dan prioritas pembangunan daerah.

Bupati juga meminta agar semua pihak kompak untuk mendudukan skala perioritas dan mengutamakan kepentingan masyarakat secara umum.'Rohil defisit dan ini terjadi hampir diseluruh wilayah Indonesia. Jadi saya minta program untuk masyarakat luas harus diprioritaskan,' katanya belum lama ini.**(ika)