• Wagiran

KABUN -- Gaungriau.com -- 40 persen masyarakat desa Giti, Kecamatan Kabun (Rohul), tergolong miskin dan sangat membutuhkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH).

Demikian diungkapkan oleh Kades Giti Wagiran, Jumat 2 Februari saat Gaungriau bertandang dikantornya. Diakuinya bahwa desa Giti adalah desa baru yang dimekarkan dari desa Kabun, potensi desa tergolong minim sehingga proses peningkatan perekonomian masyarakat lambat.
Lebih jauh Wagiran menyatakan lagi bahwa dalam waktu dekat ini, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Rohul agar desanya mendapatkan bantuan RLH di tahun 2018 ini.

Kendati desa yàng dipimpinnya minim potensi APBdesa, namun Wagiran tetap optimis dapat meningkatkan tingkat tarap perekonomian masyaraktnya. Salah satu upaya yang akan kita lakukan dengan melakukan sinegi dan membuat proposal pada istansi terkait bagaimana untuk menggaet dana untuk desa Giti.

Diakuinya, desa Giti tidak memiliki kebun desa seperti desa lain yang ada di Kabupaten Rohul. Sementara peruntukan Dana Desa DD, ploting penggunaannya tidak diperbolehkan untuk rehap rumah masyarakat.

Lanjut Wagiran menyatakan rasa syukur atas adanya dana desa, sehingga infrastruktur jalan jalan di desa Giti hampir semua sudah tersentuh pembangunan. kita berharap pada pemerintah untuk dapat terus meningkatkan anggaran dana desa kedepannya, karena dana desa sangat efektif dalam peningkatan pembangunan pembangunan desa.**(lim)