PEKANBARU -- Menteri Koordinator Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan (LBP), menyebut kalau perbendaan pandangan dan pilihan dalam Pemeilihan presiden tidak menjadi masalah, yang paling penting harus selalu damai, jangan kelahi.

Hal itu disampaikan Luhut usai menghadiri kegiatan jalan sehat yang bertemakan 'Melawan Hoax dan Fitnah di Bumi Lancang Kuning' bersempena HUT Damkar ke-100, Ahad 3 Maret 2019 di Jalan cut Nyak Dien Pekanbaru.

Luhut meminta kepada masyarakar Riau agar tidak termakan dengan pemberitaan hoax atau bohong yang dilayangkan ke pemerintahan Indonesia saat ini.

"Saya sampaikan kepada masyarakat, kepada anak-muda, jangan termakan dengan berita bohong, hutang negara lah, kriminalisasi ulama lah, PKI lah. Tidak boleh, kita mesti dewasa," kata LBP, seperti mengutip cakaplah.com.

Ruhut menegaskan kalau menjadi hal biasa jika terjadi perbedaan dalam Pilpres. Menurutnya yang penting adalah saling berdamai.

"Soal pilihan (Pilpres) mau pilih mana saja itu hal biasa, yang penting jangan berkelahi. Harus damai, damai itu penting. Kalau kita berbohong, nanti hidup kita dari bohong satu ke bohong yang lain, tidak elok," ujarnya.

Kegiatan itu ikut juga dihadiri Gubernur Riau Syamsuar, Walikota Pekanbaru Firdaus, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Brigjen TNI Mohammad Fadjar serta berbagai unsur lainnya ini juga diramaikan ribuan masyarakat yang kebetulan menggelar kegiatan car free day (CFD) dikawasan jalan Sudirman dan Cut Nyak Dien Pekanbaru.**(jai)