• Kondisi ruas jalan abdul manaf

Gaungriau.com (TEMBILAHAN) -- Peroses perbaikan penimbunan proyek ruas jalan Abdul Manaf dan Batang Tuaka di dalam kota Tembilahan hanya sempat berjalan beberapa hari saja, setelah itu pekerjaan tidak dilanjutkan, seperti terhenti di tengah jalan.

Diketahui, ruas jalan Abdul Manaf dan jalan Batang Tuaka berserta 5 (lima) ruas jalan lainnya dibagi kedalam 4 (empat) paket proyek dengan anggaran yang dipersiapkan senilai Rp20 miliar dari APBN.

Pantauan di lapangan, Ahad 14 Juli 2019, terlihat proyek tersebut seperti terhenti dan tak terlihat lagi keberadaan alat berat disekitar lokasi pekerjaan, walaupun sebagian besar ruas jalan Abdul Manaf masih banyak yang belum ditimbun.

Salah seorang masyarakat, Ahmad saat diwawancarai awak media, Ahad 14 Juli 2019 sore, mengatakan bahwa pengerjaan proyek jalan tersebut mengundang tanda tanya, kenapa bisa terhenti dan dikerjakan hanya beberapa hari saja.

"Ya heran saja, kenapa bisa terhenti pengerjaannya. Padahal jalan ini sudah menjadi keluhan masyarakat sejak lama," katanya.

Sementara, sebelumnya Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Syamsudin Uti sempat meninjau langsung proses pengerjaan ruas jalan Abdul Manaf dan Batang Tuaka tersebut pada Jumat 28 Juni 2019 yang lalu.

"Hari ini kita ingin melihat langsung bagaimana pengerjaan oleh pihak rekanan," ujar Wabup disela-sela peninjauan pada beberapa waktu yang lalu.

Wabup mengaku, saat ini kondisi infrastruktur dalam kota memang sangat memprihatinkan, terdapat sekitar tujuh ruas jalan yang tengah dalam kondisi rusak seperti ruas Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Kartini, Jalan H Said, Jalan Arsyad Ahmad, Jalan Abdul Manaf, Jalan Batang Tuaka dan Jalan H. Sadri.

Dia pun mengaku cukup terganggu dan merasa malu dengan kondisi ruas jalan yang sangat memprihatinkan dan telah lama mengalami kerusakan.

"Banyak masyarakat yang mempertanyakan, kapan perbaikan jalan dilakukan. Kami mengerti dan kami merasa 'terhutanglah' dengan kondisi jalan yang seperti sekarang ini," ungkapnya saat itu.

Dia berharap dengan adanya penimbunan ini, setidaknya dapat sedikit menghilangkan kegelisahan masyarakat.**(suf)