Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Dr. Matnuril, S.IP,M.Si menyampaikan bahwa Laboratorium Lingkungan merupakan unit kerja teknis yang memiliki potensi untuk menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan ini.

Hal itu disampaikan Dr. Nuril melalui sambungan telfon seluler Jumat 13 Agustus 2021. Dikatakan, mengingat Provinsi Riau sebagai wilayah tempat beroperasinya berbagai sektor usaha khususnya agroindustri kelapa sawit yang membutuhkan pengujian parameter berkala, baik itu yang bersifat sampel air, udara dan tanah.

“Mohon maaf pak, kita lewat telfon saja ya mengingat level 4. Ya, kita ketahui Provinsi Riau ini sebagai wilayah tempat beroperasinya berbagai sector usaha khususnya agroindustri kelapa sawit, yang membutuhkan pengujian parameter berkala, baik itu yang bersifat sampel air, udara dan tanah, ini sungguh potensial nya luar biasa jika kita kelola dengan baik," kata Dia.

Dilanjutnya, saat ini Pemerintah Provinsi Riau telah memiliki unit kerja UPT. Laboratorium Lingkungan dibawah Dinas LHK Provinsi Riau yang siap untuk mengelola potensi yang ada ke depannya. Namun, hal ini tentunya tak cukup sampai disitu mengingat unit kerja ini belum memiliki teknologi peralatan sebagai prasyarat awal untuk melalukan penanganan sampel dan pengujian serta pengurusan akredetasi.

Lulusan doktor IPDN ini menyampaikan bahwa saat ini unit kerjanya telah melakukan perencanaan kebijakan anggaran pada APBD.P tahun berjalan yang disampaikan kepada Dinas selaku organisasi perangkat daerah yang akan menyajikan kepada pimpinan dan lembaga penganggaran.

“Di tingkat unit kerja kita sudah siapkan perencanaan kebijakan anggaran, ya kita usulkan untuk APBD.P tahun berjalan, semoga ini dapat direstui sehingga tahun 2021 ini kita sudah punya teknologi peralatannya. Tinggal tahun berikutnya kita kejar action pengurusan akredetasinya," pungkas Nuril.**(rls)