Gaungriau.com (BENGKALIS) -- Dalam upaya percepatan vaksinasi dan masih tingginya penyebaran Covid-19 di Riau. Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) dan Kamar Dagang dan Industri Provinsi Riau akan menggelar vaksinasi massal di 12 kabupaten kota dengan jumlah 15.000. dosis jenis Sinovac.Dan KADIN kabupaten Bengkalis mendapatkan 3.000 dosis vaksin Covid-19.
Masuri, SH Ketua KADIN kabupaten Bengkalis mengatakan kita mendapatkan 3.000 dosis vaksin Covid-19 dan kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten Bengkalis (Dinas Kesehatan).
"Terutama bagaimana mekanisme atau teknis dan dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pertemuan dengan dinas kesehatan," terang Masuri, SH. Senin 23 Agustus 2021 di kantor KADIN jalan Sri pulau Bengkalis.
KADIN Bengkalis tetap bersenergi dengan Pemerintah daerah dan target vaksinasi UMKM dan masyarakat umum pada akhir bulan Agustus 2021. Dinas kesehatan kabupaten mempunyai 28 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Bengkalis.
"Kita upayakan UMKM mendapatkan vaksin juga masyarakat umum. Dari pengambilan atau distribusi vaksin semua di laksanakan dinas kesehatan karena selama ini baik pengadaan atau distribusi sampai ke masyarakat," kata ketua KADIN Bengkalis.
Dalam dua hari tembus 1000
KADIN Bengkalis sudah membuka layanan pendaftaran bagi warga yang akan di vaksin Covid-19 dosis pertama melalui online.
"Kita sudah buka pendaftaran secara online dan sampai sore ini sudah 1.000 lebih yang mendaftar ada dari duri, Rupat dan Pambang nanti akan kita bicarakan mekanisme dengan Dinas Kesehatan dan saya dalam dua hari lagi akan ke Pekanbaru kalau warga yang mendaftar melebihi kuota saya akan minta tambahan vaksin lagi," ungkap Masuri.
Pinjam Pakai Tabung Oksigen
Selain melaksanakan vaksinasi masal OJK dan KADIN Riau juga mendistribusikan tabung oksigen ke kabupaten kota. Dan KADIN Bengkalis mendapatkan 20 tabung oksigen.
"Besok rencana 20 tabung oksigen berat 35 liter akan kita ambil dari Pekan baru dan kita salurkan untuk faskes faskes yang membutuhkan oksigen dan bagi masyarakat yang terkonfermasi positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri yang membutuhkan oksigen akan kita salurkan juga," ungkap Masuri SH yang sering dipanggil mas Bagong.
Vaksinasi keliling
Kadin Indonesia juga meluncurkan mobil Vaksin Keliling yang ditargetkan menyentuh 34 provinsi di Indonesia. Masing-masing provinsi akan disiapkan 2 mobil Vaksin Keliling dengan total 10 ribu vaksin tahap pertama di setiap provinsi. Dan di provinsi Riau diperkirakan awal September.
"Dan tanggal 08 - 10 September 2021 akan tiba di kabupaten Bengkalis berjumlah 10.000 Vaksin ini jenis Sinopharm merupakan vaksin gotong royong yang sudah dikelola KADIN Indonesia dengan target pelaku UMKM, pekerja kuliner, PKL, serta masyarakat luas, untuk memberikan kepercayaan ke masyarakat bahwa pelaku UMKM sudah divaksin," tambahnya.
KADIN mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi di tengah tingginya laju penyebaran Covid-19 yang menjadi faktor penting tetap terjaganya stabilitas sektor jasa keuangan dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi. Percepatan vaksinasi diharapkan akan menciptakan kekebalan komunal yang mendukung mobilitas masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga perekonomian bisa kembali bergerak.**(rls)























