Gaungriau.com -- Sampah plastik masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang banyak ditemui di sekitar kita. Plastik yang dibuang sembarangan, terutama ke saluran drainase dan sungai, dapat memicu banjir serta mencemari lingkungan karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Paving Block dengan tema "Mewujudkan Pengelolaan Sampah Plastik yang Bernilai Guna melalui Inovasi Paving Block" dan slogan "Plastikku Terkelola, Manfaat Tercipta."
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa limbah plastik tidak harus berakhir sebagai sampah yang mencemari lingkungan. Melalui proses pengolahan yang tepat, sampah plastik dapat diubah menjadi paving block yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selain membantu mengurangi jumlah sampah plastik, inovasi ini juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lurah Teluk Binjai, Bapak Idris Sardi, S.H., M.IP., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurut beliau, inovasi paving block sangat bermanfaat karena dapat mengurangi sampah plastik yang selama ini sering dibuang sembarangan, bahkan ke drainase yang berpotensi menyebabkan banjir.
Beliau juga menilai bahwa pengolahan sampah menjadi paving block mampu meningkatkan nilai ekonomis limbah plastik sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Oleh karena itu, beliau menyatakan dukungan penuh terhadap inovasi ini.
Dukungan juga datang dari Ketua Bank Sampah, Ibu Linda Nurdin, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengubah sampah yang sebelumnya tidak bernilai menjadi produk yang bermanfaat. Senada dengan hal tersebut, perwakilan warga Kelurahan Teluk Binjai, Ibu Asmirianita S., mengaku bersyukur memperoleh pengetahuan baru bahwa sampah plastik ternyata dapat dimanfaatkan menjadi paving block yang dapat digunakan untuk pembangunan jalan.
Sementara itu, perwakilan RT Kelurahan Teluk Binjai, Bapak Marsudi, menilai inovasi ini menjadi salah satu solusi dalam menghadapi kondisi darurat sampah plastik karena dapat membantu mengurangi limbah yang sulit terurai sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa setiap sampah plastik memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat apabila dikelola dengan baik. Langkah sederhana dalam memilah dan mengumpulkan sampah plastik dapat menjadi awal terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
Dengan semangat "Plastikku Terkelola, Manfaat Tercipta," inovasi paving block diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Penulis: Tera Azzahra

























