Syamsuar saat itu terlihat tak canggung berbaur dengan masyarakat. Bahkan dia menyempatkan diri menikmati sarapan pagi disalah satu warung kopi dipasar tradisional tersebut dengan masyarakat setempat.
Ketika blusukan dipasar, Syamsuar menyapa pedagang dan masyarakat yang dijumpai dengan ramah sambil mengucapkan selamat berjualan, jalinlah rasa penuh persaudaraan sesama pedagang, serta meminta kepada masyarakat pasar untuk terus melestarikan rasa kehidupan yang penuh dengan kebersamaan.
Dalam blusukan tersebut Syamsuar yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Siak, juga menyempatkan berdialog dengan warga pasar. Misalnya dengan Fifi Sembiring, ketika bertemu meminta kepada Syamsuar agar jalan pasar di perbaiki untuk memudahkan masyarakat berbelanja dipasar ini.
"Sebab kondisi jalan dalam pasar ini pak cukup banyak benjolan yang terlihat disana sini dan masih jalan tanah, jika seandainya bisa, mana lah tau ada kebijakan untuk dihitamkan alias diaspal, kan lumayan bagus sekali pak,"harap Fifi.
Menyikapi pemirmintaan warga tersebut, Syamsuar mengatakan kalau bukannya jalan ini tidak mau diperbaiki, tapi, karena status pasar kilo meter 55 kecamatan Dayun ini merupakan milik perorangan, untuk bisa dibangun jalan yang ada dalam pasar tidak bisa dilakukan pemerintah.
"Pasar ini harus diserahkan dulu asetnya kepada pemerintah Kampung Sawit Permai, jika hal itu sudah dilakukan, baru kita bisa memasukkan anggaran untuk pembangunan jalan didalam pasar ini," pungkasnya.**(jas)
















