• Jhon Romi Sinaga

PEKANBARU -- Kabut asap di kota Pekanbaru, Riau, kembali memasuki level berbahaya. Bahkan kabut asap kali ini di perkirakan lebih pekat dan berbahaya pada hari-hari sebelumnya. Karena kondisi ini sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemko Pekanbaru meminta diliburkan.

"Sangat pekat sekali, kita kerja juga tidak konsentrasi karena ruangan juga di penuhi asap. Jadi kita harapkan ada solusi dari pemerintah terkait kondisi kami bekerja dalam situasi seperti ini. Ada baiknya diliburkan dulu," ujar Kasmi salah seorang PNS dilingkungan Pemko Pekanbaru, ketika berbincang bersama wartawan, Kamis 22 Oktober 2015.

Hal senada juga disampaikan PNS lainnya Yusuf, bahkan ia menyebut kesehatannya sudah sangat terganggu. "Kita kerja ini hanya sebatas datang saja, kerja pun sudah tidak maksimal. Jujur saja saya sendiri tidak kuat menghirub udara seperti ini. Semalam saya sudah berobat tapi tetap masih terasa nyeri di kepala dan dada," tuturnya.

Sementara Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga berucap, demi alasan keselamatan dan kesehatan, tidak ada salahnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, selain meliburkan anak sekolah, juga meliburkan seluruh PNS.

Menurutnya, dengan kondisi seperti sekarang ini, diyakini PNS pun tidak maksimal dalam memberikan pelayanan. "Dengan kondisi seperti sekarang ini (kabut asap tebal, red) masker pun tidak sanggup sebagai penangkalnya, makanya hal yang wajar Pemko untuk meliburkan seluruh PNS," kata Romi.

Romi menyebutkan, dia khawatir, karena bencana kabut asap ini, dimana Pekanbaru adalah salah satu korbannya, dapat berdampak buruk bagi kesehatan. "Kita baru saja mendapat kabar ada anak usia 9 tahun meninggal karena asap, katanya saat di rontgen paru-parunya penuh asap, dan ini kami takut bisa terjadi kepada siapa saja," ungkap Politisi PDI Perjuangan ini.

Kata Romi, jika PNS diliburkan, dan anak sekolah pun libur terus pelayanan Pemko tidak ada bagaimana, pelayanan lumpuh dong? Pastinya begitu. "Kita sama-sama berpikir jernih saja, dengan kondisi seperti sekarang ini, dampaknya sangat luar biasa bagi kesehatan kita semua, dan sebaiknya tidak kemana-mana, lengkapi rumah dengan AC dan penetral udara," ungkapnya.