• Dr Ferryandi ST MM

TEMBILAHAN -- Alokasi Dana Desa (ADD) bukan hanya  sebatas untuk membangun infrastruktur saja, tetapi bagai mana membawa pengaruh kepada peningkatan dibidang perekonomian serta menciptakan lapangan kerja dikalangan masyarakat pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, Dr Ferryandi ST MM, kepada awak media, Senin 23 Nopember 2015. Dengan pengelolaan ADD yang benar dan sesuai prosedur, maka akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta perkembangan BUMDes.

"Dengan begitu diharapkan bisa menggali sumber-sumber pendapatan asli desa dan memberikan regulasi atau kebijakan baru dari sisi pengalokasian ADD pada sektor unggulan desa dan masyarakat Indragiri Hilir yang bergantung pada sektor perkebunan," ujarnya.

Menurut penilaiannya, kerusakan perkebunan kelapa masyarakat intrusi air laut  memang sudah fatal. Oleh sebab itu dengan pengalokasian dana ADD minimal sebesar 25% - 30% mampu memberikan kontribusi perbaikan trio tata air pada perkebunan masyarakat tersebut.

"Ini menjadi bukti nyata dan konrit bagi pemerintah untuk menyelamatkan lahan-lahan kritis yang dimiliki oleh warga. Tinggal bagaimana mengatur juklak dan juknisnya saja," kata Ferryandi.

Dalam hal membangun, peningkatan diberbagai sektor tadi tidak terlepas dari niatnya untuk membenahi persoalan yang ada di masyarakat, terutama sektor ekonomi, pelayanan publik serta kebutuhan infrastruktur.**(suf)